Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
11 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
13 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
14 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
13 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

Gara-gara Sorotan Lampu Senter, Dua Tetangga Nyaris Saling Bacok

Gara-gara Sorotan Lampu Senter, Dua Tetangga Nyaris Saling Bacok
ilustrasi
Sabtu, 04 Februari 2017 23:34 WIB

SAMARINDA - Hanya gara-gara senter, dua warga di Jalan Kakap, Samarinda, Kalimantan Timur nyaris saling tikam dengan senjata tajam.

Kendati tidak mengalami luka yang cukup serius, namun keduanya saat ini harus berurusan aparat kepolisian, karena kejadian tersebut.

Kejadian tersebut bermula, saat pelaku atas nama La Abudulu (39) dan korbannya atas nama Yuni Rahmania (32), sekitar pukul 07.30 wita, Sabtu pagi (4/2) bertemu.

Lalu, pelaku yang saat itu sudah menenteng sebilah parang, langsung mengalungkan parang tersebut ke leher korban. Untuk menghindari gorokan dari pelaku, korban langsung menangkap parang itu, yang kemudian mengakibatkan luka di bagian telapak tangan korban.

Korban yang merasa dirugikan, langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolsekta Samarinda Ilir, dan kepolisian pun langsung dapat menangkap pelaku, sekitar pukul 12.00 wita tanpa perlawanan dari pelaku.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, kejadian bermula karena pelaku merasa geram dan risih dengan tingkah laku korban, yang hampir setiap malam menyenteri rumah pelaku.

"Hanya gara-gara sepele, korban itu kalau malam hari, menyenteri rumah pelaku. Hal itulah yang membuat pelaku mau buat perhitungan, tapi kami masih dalami lagi tentang niatan pelaku membawa parang tersebut," ungkap Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir, Ipda Purwanto, Sabtu (4/2/2017).

Karena mengakibatkan luka terhadap korbannya, pelaku pun dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan hukuman kurungan paling lama selama 5 tahun penjara.

"Ini masih dalam pengembangan kami, barang bukti berupa parang sudah kami sita. Saat ini kami masih akan memeriksa saksi yang berada di sekitar lokasi, yang melihat kejadian itu," tuturnya.(tnc)

Editor:Arie RF
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Kalimantan Timur, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww