Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
18 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
15 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
12 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
13 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
20 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Badminton

Anaknya Ditembak karena Dituduh Mencuri, Ibu Menangis Lapor ke Propam

Anaknya Ditembak karena Dituduh Mencuri, Ibu Menangis Lapor ke Propam
ilustrasi
Minggu, 05 Februari 2017 08:06 WIB

PALOPO - Seorang ibu, Andi Nur Alam (56) menangis tersedu-sedu saat melapor ke Propam Polres Palopo, Sabtu (4/2/2017). Dia tidak terima, anaknya Ahmad Askar (19) dituduh mencuri laptop dan ditembak betis kanannya. 

Padahal saat anaknya ditangkap di rumah, tidak melakukan perlawanan dan mengikuti perintah petugas Unit Reaksi Cepat saat digiring ke Polres Palopo.

Penembakan dilakukan tanpa tembakan peringatan dan langsung diarahkan ke betis kanan Ahmad Askar di sekitar Masjid Islamic Center.

“Saat ditangkap anak saya pasrah dan tidak melakukan perlawanan. Ketika digelandang ke Polres Palopo, polisi terus memaksa untuk mengakui sejumlah kasus pencurian lainnya di daerah tersebut. Anak saya tidak mengaku, akhirnya ditusuk besi sebelum ditembak di betis kanannya,” kata Andi Nur Alam.

Saat ini, korban Ahmad Askar, masih mendekam di rumah tahanan Polres Palopo. Belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan Polres Palopo terkait kasus penembakan tersebut.(snd)

Editor:Arie RF
Sumber:sindonews.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Sulawesi Selatan
wwwwww