Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
24 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Gubernur Sultra: Zikir Sarana Persatukan Umat

Gubernur Sultra: Zikir Sarana Persatukan Umat
Zikir. (republika)
Selasa, 07 Februari 2017 00:54 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
KENDARI - Gubenrur Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam menyebutkan, zikir akbar merupakan salah satu sarana religi untuk mempersatukan umat muslim.

"Zikir dan doa bersama jadi media penguatan pemersatu umat Muslim," kata Nur Alam, pada zikir akbar dan doa bersama yang yang dilakukan Pemrov Sultra di pusatkan di Masjid Alkautsar Kendari, Senin (6/2).

Dengan demikian, katanya, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang disebutk Gerakan Sultra Beribadah Birokrat Bertakwa Masyarakat Sejahtera.

Zikir akbar yang dipimpin Ustaz KH Muhammad Arifin Ilham tersebut, dihadiri sekitar 10.000 umat Islam di Kendari.Nur Alam mengatakan, gagasan Gerakan Sultra Beribadah Birokrat Bertakwa Masyarakat Sejahtera tersebut dalam rangka memberikan pembinaan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di jajaranpemerintah.

"Dimana di dalamnya, telah diawali dari mewajibkan para pegawai laki-laki muslim salat subuh dan Jumat berjamaah, pengajian bergilir dijajaran SKPD dan, kali ini menggelar zikir akbar dan doa bersama," katanya.

Menurut dia, selain untuk mempersatukan umat muslim, dzikir akbar tersebut juga dalam rangka pembinaan kualitas spritual keuagaan umat, memberikan efek kesejaahteran, daya saing dan peningkatan kualitas hidup yang tercermin dari ketentraman hati manusia itu sendiri.

"Intinya, gagasan tersebut jadi rangkaian pembinaan kualitas sumber daya manusia dijajaran pemerintah daerah. Sehingga, bisa meningkatkan kedisiplinan, tanggungjawab dan peningkatan kinerja yang menciptakan birokrasi bersih dan transparan," katanya.

Sementara itu, Muhammad Arifin Ilham saat memberikan pencerahan kepada jemaah dzikir, mengatakan dalam kehidupan dunia tidak ada yang kekal, semua manusia akan kembali menghadap kepada Tuhan. Sementara kehidupan kekal hanyalah kehidupan akhir.

"Kita hidup ini hanyalah sementara, dunia bukanlah kehidupan kekal. Sedangkan hidup di akhirat bukan hanya satu abad, 100 abad, sejuta abad, atau semiliar abad, tapi selamanya," katanya.

Selanjutnya, Arifin Ilham memimpin zikir dan doa bersama, tidak sedikit jamaah yang larut dalam haru, begitu pula dengan Gubernur Nur Alam yang ikut bercucuran airmatanya, seraya memohon ampunan. ***

Sumber:republika.co.id
Kategori:Sulawesi Utara, Lingkungan, Metropolitan, Umum, Olympic, Badminton
wwwwww