Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
7 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
8 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
10 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
6
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
11 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Hilang Saat Terjun Payung Selasa Pagi, Prajurit Kopassus Belum Ditemukan

Hilang Saat Terjun Payung Selasa Pagi, Prajurit Kopassus Belum Ditemukan
Tim pencari Sertu Danang. (kompas.com)
Selasa, 07 Februari 2017 21:44 WIB
SEMARANG Sersan Satu Danang, prajurit Kopassus TNI Angkatan Darat hilang saat terjun payung Selasa (7/2) pagi. Pencarian terganggu karena cuaca buruk. Meski demikian, tim pencari telah menemukan sejumlah peralatan yang digunakan dalam latihan terjung payung.

“Helm dan parasut tadi sudah ditemukan,” kata Panglima Komando Daerah IV Diponegoro Mayor Jenderal Jaswandi di Semarang, Selasa (7/2/2017).

Meski ditemukan alat untuk terjung payung oleh tim gabungan, Pangdam berkeyakinan Sertu Dadang masih dalam kondisi selamat. Kemampuan Sertu Dadang dinilai mumpuni, meski dikabarkan hilang.

''Saya yakin (masih) selamat. Sertu Danang punya kemampuan Paskhas,'' ujarnya.

Latihan terjun payung dilakukan sekitar pukul 07.15 WIB dengan 11 peterjun, di atas helikopter MI-17 milik Penerbad.

Dari 11 penerjun itu, sembilan di antaranya mendarat di titik pendaratan, sedangkan dua penerjun lain jatuh di perairan Semarang.

Satu prajurit ditemukan selamat, sementara Sertu Danang masih misterius. Pencarian Sertu Danang sendiri dihentikan karena faktor cuaca buruk, seperti angin dan gelombang tinggi.

Pencarian dihentikan karena kecepatan angin tinggi hingga mencapai 25 knot, serta adanya gelombang tinggi di perairan Semarang.

“Gelombang tinggi sampai dua hingga tiga meter,” tambah Maulana Affandi, perwakilan Kantor Basarnas Jateng.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Badminton, Olympic, Lingkungan
wwwwww