Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
15 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
15 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
15 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
15 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
15 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
14 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Dadang Rusdiana: Chappy Hakim Sudah Menghina Lembaga DPR, Dia Harus Dicopot dari Direktur Freeport

Dadang Rusdiana: Chappy Hakim Sudah Menghina Lembaga DPR, Dia Harus Dicopot dari Direktur Freeport
Sekretaris Fraksi Hanura DPR, Dadang Rusdiana. (istimewa)
Kamis, 09 Februari 2017 23:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sikap tegas disampaikan Sekretaris Fraksi Hanura DPR, Dadang Rusdiana terkait aksi kasar yang ditunjukkan Direktur PT Freeport Indonesia di ruang Komisi VII DPR.

Bahkan menurut Dadang, tindakan Chappy dianggap tidak pantas dan sangat memalukan.

Tindakan kasar dengan menebar ancaman yang dilakukan Chappy Hakim usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) PT Freeport dengan Komisi VII itu terjadi pada hari Kamis (9/2/2017) sekitar pukul 15.00 WIB di Ruang Komisi VII.

Dimana saat usai rapat, Chappy menghardik dan mengancam serta menunjuk-nunjuk dada Anggota DPR dari Fraksi Hanura, Muchtar Tompo.

"Kami, Fraksi Hanura dengan ini menyatakan protes keras dan meminta agar Manajemen pusat PT Freeport segera memecat Chappy Hakim dari jabatan presdir, karena sudah menunjukan tindakan yg sangat memalukan.

PT Freeport kata Dadang, harus meminta maaf kepada bangsa Indonesia dan Institusi DPR, karena tindakan Chappy Hakim terhadap Muchtar Tompo adalah bentuk penghinaan terhadap Parlemen dan terhadap rakyat Indoensia.

"Setiap pernyataan anggota DPR dalam rapat resmi dijamin dan dilindungi oleh UU. Chappy Hakim harus segera meminta maaf kepada saudara Muhtar Tompo secara pribadi san kepada Institusi DPR secara kelembagaan," tukasnya.

Demikian juga katanya lagi, Fraksi Hanura akan mengambil langkah-langkah hukum maupun politik atas tindakan kasar yang dilakukan Chappy Hakim sebagai Presdir Freeport terhadap Muhtar Tompo selaku anggota Komisi VII. ***


wwwwww