Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
10 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
11 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
11 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Dadang Rusdiana: Chappy Hakim Sudah Menghina Lembaga DPR, Dia Harus Dicopot dari Direktur Freeport

Dadang Rusdiana: Chappy Hakim Sudah Menghina Lembaga DPR, Dia Harus Dicopot dari Direktur Freeport
Sekretaris Fraksi Hanura DPR, Dadang Rusdiana. (istimewa)
Kamis, 09 Februari 2017 23:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sikap tegas disampaikan Sekretaris Fraksi Hanura DPR, Dadang Rusdiana terkait aksi kasar yang ditunjukkan Direktur PT Freeport Indonesia di ruang Komisi VII DPR.

Bahkan menurut Dadang, tindakan Chappy dianggap tidak pantas dan sangat memalukan.

Tindakan kasar dengan menebar ancaman yang dilakukan Chappy Hakim usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) PT Freeport dengan Komisi VII itu terjadi pada hari Kamis (9/2/2017) sekitar pukul 15.00 WIB di Ruang Komisi VII.

Dimana saat usai rapat, Chappy menghardik dan mengancam serta menunjuk-nunjuk dada Anggota DPR dari Fraksi Hanura, Muchtar Tompo.

"Kami, Fraksi Hanura dengan ini menyatakan protes keras dan meminta agar Manajemen pusat PT Freeport segera memecat Chappy Hakim dari jabatan presdir, karena sudah menunjukan tindakan yg sangat memalukan.

PT Freeport kata Dadang, harus meminta maaf kepada bangsa Indonesia dan Institusi DPR, karena tindakan Chappy Hakim terhadap Muchtar Tompo adalah bentuk penghinaan terhadap Parlemen dan terhadap rakyat Indoensia.

"Setiap pernyataan anggota DPR dalam rapat resmi dijamin dan dilindungi oleh UU. Chappy Hakim harus segera meminta maaf kepada saudara Muhtar Tompo secara pribadi san kepada Institusi DPR secara kelembagaan," tukasnya.

Demikian juga katanya lagi, Fraksi Hanura akan mengambil langkah-langkah hukum maupun politik atas tindakan kasar yang dilakukan Chappy Hakim sebagai Presdir Freeport terhadap Muhtar Tompo selaku anggota Komisi VII. ***

wwwwww