Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
14 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
16 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
11 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
9 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
8 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Olympic

2 Kecamatan di Kampar Terendam Air, Akses Lintas Riau-Sumbar Putus Akibat Longsor dan Banjir di Pangkalan

2 Kecamatan di Kampar Terendam Air, Akses Lintas Riau-Sumbar Putus Akibat Longsor dan Banjir di Pangkalan
Kondisi banjir di Pangkalan, Sumatera Barat, membuat akses jalan lintas Riau-Sumbar terganggu (Foto: Istimewa)
Jum'at, 03 Maret 2017 09:10 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Banjir melanda wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau dan daerah perbatasan yang menghubungkan Riau-Sumbar, salah satunya wilayah Pangkalan, Jumat (3/3/2017) pagi ini.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com (GoNews Grup), banjir tersebut meluber ke jalur lintas yang menghubungkan Provinsi Riau-Sumbar di daerah Pangkalan. Bahkan di wilayah perbukitan juga terjadi longsor akibat tingginya curah hujan.

"Untuk di Kampar, banjir melanda dua kecamatan, diantaranya Gunung Sahilan dan 13 Koto Kampar," ungkap Kepala BPBD Kampar, Santoso, Jumat pagi.

Santoso yang diwawancarai GoRiau.com (GoNews Grup) melanjutkan, kondisi pagi ini, 13 Koto Kampar masih tergenang air, sedangkan di Gunung Sahilan mulai surut. BPBD Kampar sudah berada di lokasi membantu masyarakat.

"Kalau yang di daerah Pangkalan ke atas, informasinya ada longsoran di jalur lintas Riau-Sumbar. Banjir juga," sambungnya.

Sedangkan di Kampar, BPBD sudah bergerak membangun tenda dan menurunkan bantuan Sembako. "Kita sudah dirikan tenda di dua kecamatan ini, sampai tadi malam belum ada pengungsi, karena rumahnya tinggi," tutur dia.

"Kita juga kirim Sembako untuk dapur umum pagi ini, ada tiga desa, di sana," ungkapnya.

Informasi yang dirangkum, kondisi terparah berada di daerah Pangkalan, Sumatera Barat. Bahkan Polsek Pangkalan turut terendam banjir. Ditambah lagi ada longsoran di ruas jalan yang melewati perbukitan.

Kata Santoso, kemungkinan banjir masih akan terjadi, ditambah lagi jam 14.00 WIB siang ini pihak PLTA Koto Panjang akan membuka pintu airnya.***

Kategori:Olympic
wwwwww