Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
7 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
9 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
10 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
6
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
12 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Home  /  Berita  /  Badminton

Banjir Tinggi Masih Rendam Daerah Pangkalan Koto Baru Hingga Siang Ini, Akses Jalan Lintas Riau-Sumbar Tak Bisa Dilewati, Berikut Situasi Terkininya

Banjir Tinggi Masih Rendam Daerah Pangkalan Koto Baru Hingga Siang Ini, Akses Jalan Lintas Riau-Sumbar Tak Bisa Dilewati, Berikut Situasi Terkininya
Kondisi Polsek Pangkalan, Sumatera Barat akibat banjir Jumat ini (Foto: Istimewa)
Jum'at, 03 Maret 2017 10:52 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Ketinggian air di daerah Pangkalan Koto Baru, Sumatera Barat hingga Jumat (3/3/2017) siang masih belum mengalami penurunan. Hujan juga dikabarkan masih mengguyur daerah tersebut.

Akibatnya, ruas jalan utama yang menghubungkan Provinsi Riau-Sumbar via Pangkalan Koto Baru tak bisa dilewati sama sekali. Bahkan dibeberapa titik, air sudah setinggi atap rumah. Demikian informasi yang dirangkum hingga berita ini diturunkan.

"Sebagian titik sudah tinggi airnya, seperti di daerah Polsek Pangkalan, lalu disekitar jembatan, itu tak bisa dilalui tadi. Airnya tinggi, terakhir tadi sudah hampir setinggi atap," ungkap Rizki, salah seorang warga di sana.

Rizki yang diwawancarai GoRiau.com (GoNews Grup) melanjutkan, sebagian warga yang terkena dampak banjir sudah diungsikan ke daerah Pasar Pangkalan, karena tempat ini cukup tinggi.

Baca Juga: Jalur Lintas Riau-Sumbar Putus Akibat Banjir dan Tanah Longsor, Polisi Alihkan Rute ke Kiliranjao

Sebagian lainnya masih bertahan berharap air menyusut. Bahkan kondisi banjir sekarang disebut Rizki lebih parah ketimbang tahun sebelumnya. "Tahun ini lebih parah banjirnya," yakin dia di ujung sambungan telepon.

Kondisi itu diperparah dengan diputusnya aliran listrik sementara, untuk menghindari adanya peristiwa yang tidak diinginkan.

Sementara di Kabupaten Kampar, banjir juga menggenang dua kecamatan, antara lain 13 Koto Kampar dan Gunung sahilan. BPBD sudah di lokasi memberikan bantuan tenda darurat dan Sembako.

Polres Kampar juga sudah menurunkan aparat untuk mengatur pengendara melewati jalur alternatif, melewati Kirilanjao.

"Kita alihkan menuju Kiliranjao-Kuansing-Kampar (Lintas tengah), termasuk arus sebaliknya," sebut Kapolres Kampar, AKBP Edy Sumardi kepada GoRiau.com (GoNews Grup). ***

wwwwww