Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
11 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
13 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
14 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
13 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

Mau Merokok Tak Punya Duit, 3 ABG Ini Nekat Curi 44 Ekor Merpati

Mau Merokok Tak Punya Duit, 3 ABG Ini Nekat Curi 44 Ekor Merpati
ilustrasi (merdeka.com)
Jum'at, 03 Maret 2017 10:05 WIB

PALEMBANG - Berdalih tak punya duit untuk membeli rokok, tiga remaja nekat mencuri 44 ekor burung merpati milik warga. Ketiganya diringkus polisi setelah dilaporkan korbannya.

Para pelaku adalah berinisial RS (20), AD (18), dan WY (17), semuanya warga Sukarami, Palembang. Mereka terancam dipenjara selama lima tahun sesuai Pasal 363 KUHP tentang pencurian.

Aksi pencurian itu dilakukan di tempat penangkaran burung merpati milik Kiswanto di Kelurahan Talang Jambe, Sukarami, Palembang, Selasa (28/2) lalu.

Dua pelaku masuk ke penangkaran dan menggasak 44 ekor merpati sedangkan seorang lain menunggu di motor.

Salah satu tersangka, RS, mengaku pencurian itu spontan dilakukan lantaran melihat banyaknya burung beterbangan dan diketahui dari rumah korban. Dia juga mengetahui tempat menjualnya sehingga langsung beraksi.

"Tak sengaja karena lihat banyak burung itu, lalu kami curi," ungkap tersangka RS di Mapolsek Sukarami Palembang, Kamis (2/3).

Rencananya, kata dia, seekor burung dijual seharga Rp 15 ribu di daerah Banyuasin. Hasilnya, hanya untuk membeli rokok dan makanan.

"Mau beli rokok saja, bukan untuk narkoba. Baru sembilan ekor yang terjual," kata dia.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono mengungkapkan, ketiga tersangka diringkus dari keterangan saksi yang melihat keberadaan korban usai beraksi. Barang bukti yang diamankan berupa sisa burung yang belum sempat terjual berjumlah 35 ekor.

"Motifnya untuk beli rokok. Kita kembangkan lagi apakah mereka pernah terlibat dalam kejahatan lain," terangnya. (mdk)

Editor:Arie RF
Sumber:merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Sumatera Selatan
wwwwww