Sudah Memutuskan Masuk Islam dan Tetap Ziarah ke Makam Bapaknya yang Non Muslim, Wanita Ini Tuai Pujian Netizen

Sudah Memutuskan Masuk Islam dan Tetap Ziarah ke Makam Bapaknya yang Non Muslim, Wanita Ini Tuai Pujian Netizen
Foto: Facebook. (GoNews.co)
Sabtu, 27 Mei 2017 00:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ziarah bagi umat islam menjelang bulan ramadan memang sudah menjadi tradisi, khususnya yang berada di kawasan Asia seperti Malaysia, Brunai dan Indonesia.

Bagi warga Indonesia sendiri, ziarah ke makam orang yang sudah meninggal dunia, selain tradisi juga bertujuan mendoakan para pendahulunya dengan melakukan zikir dan tahlil. Acara yang acap dikenal dengan nama "ziarah kubur" atau "nyekar" ini memang hampir dilakukan sebagian umat islam jelang bulan suci ramdan.

Hal ini juga yang dilakukan salah seorang wanita asal Pangkal Pinang Sumatera Selatan.

Namun yang membuat perhatian para netizen dan facebooker, adalah saat wanita bernama Nurmeylinda ini memposting fotonya saat ziarah ke makam ayahnya.

Dari postingan tersebut, Nurmelynda memposting foto dirinya sedang berziarah bersama dua saudaranya dengan tambahan tulisan "menghormati papa yang terakhir kali, biarpun saya sudah memakai hijab, demi berbakti sama ortu... tuhan hanya satu, ajaran kita yang berbeda".

Dari pantauan GoNews.co di akun Mylinda, sontak para netizen berkomentar dan mengucapkan bela sungkawa.

Tak sedikit juga yang berkometar "RIP, turut berbela sungkawa ya" tulis akun Yeni.

"kenapa tidak memakai jilbab lagi" tulis akun Yanto. Nurmelynda pun menjawab "maaf bapak saya beda agama, saya harus menghormatinya," tulisnya.

Tak sedikit juga yang merespon "tak apalah sekali-sekali lepas jilbab, asal keyaninan yang sudah dianut sekarang tetap ada dalam hati," tulis akun lainnya.

"Sebenarnya tetap pakai gak apa-apa mei, sekali tertutup jangan dibuka lagi, tapi gak apa-apa jalani islam sambil berjalan dan jangan lupa sambil terus belajar, turut berduka cita ya," tulis netizen lainnya.

Ada juga yang menulis "salut me.. meskipun kamu sudah menjadi mualaf, tapi kamu tidak lupa dengan orang tua. Iman boleh beda, tapi silaturahmi keluarga baik yang sudah meninggal maupun yang masih hidup wajib," tulis akun Setiyono.

Nurmeylinda sendiri merupakan seorang mualaaf keturunan warga tionghoa yang saat ini sudah memutuskan memeluk agama islam dan berhijab. Saat GoNews.co mencoba menghubunginya, untuk wawancara, hingga saat ini belum ada jawaban. ***


GoNews Kisah Bocah 8 Tahun Pilih Jadi Mualaf, Ini Sembilan Fakta yang Mengharukan
GoNews Tepis Islam sebagai Agama Warisan, Sebelum Mualaf, Bocah 8 Tahun Ini Ternyata Sudah Sering Salat di Masjid
GoNews Bocah 8 Tahun Masuk Islam, Kepala KUA Delta Pawan: Dia Sudah Fasih Syahadat bahkan Tau Artinya dan Yakin Allah Tuhannya
GoNews Meski Kedua Orang Tuanya Non Muslim, Yogi, Bocah 8 Tahun Ini Resmi Memeluk Islam Karena Ingin Jadi Pendakwah
GoNews Subhanallah... Antar Anaknya ke KUA untuk Bersyahadat, Ayah dan Ibunya yang Non Muslim Mengaku Ikhlas
GoNews Ubah Tuduhan Waria Pelacur, Shinta Ratri, Merawat Iman Para Waria Mendirikan Pesantren Khusus di Yogya
GoNews Ya Allah....Tak Punya Uang, Kakek Penjual Abu Gosok Ini Sahur dan Buka Puasa Pakai Air Putih
GoNews Subhanallah.., Terpidana Mati di Medan Ini Jadi Guru Ngaji di Lapas
GoNews Wauw..Pria Asal Grobogan Ini Sukses Jadi Raja Tempe di Jepang, Siapa Dia?
GoNews Usai Rebut Palestina, di Sini Umar bin Khatab Salat Pertama Kali
GoNews Inilah Tiga Ilmuwan Muslim Penemu Teknologi Pembuatan Gelas
GoNews Cara Tiga Pria Perlakukan Pemuda Lusuh Ini Jadi Viral, Balasan Untuk Mereka Tak Disangka, Simak Videonya
GoNews Prinsip Rio Si Penjual Sate di Swiss: Alam Takambang Jadi Guru, Nan Kampuang Halaman Tetap Dibao Baguru
GoNews Meski Sukses di Swiss, Rio Vamory Pedagang Sate Asal Padang Panjang Ini Tak Mau Lupakan Kampung
GoNews Ini Dia, Kisah Anak Kelahiran Padang Panjang dari Bankir Beralih Jadi Penjual Sate dan Sukses di Swiss
GoNews Kisah Pahlawan Nasional Tasikmalaya, Peluru Serdadu Jepang tak Mampu Menembus Tubuh KH Zaenal Mustofa
GoNews Sungguh Menyedihkan, Mantan Pendekar di Tulungagung Ini Hidup Terpasung Selama 44 Tahun
GoNews Subhanallah...Hafidz Cilik Indonesia Bertemu Imam Masjidil Haram
wwwwww