Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton
Kesehatan

Bersyukurlah Bila Balita Anda Tak Bisa Diam, Ini 3 Manfaatnya

Bersyukurlah Bila Balita Anda Tak Bisa Diam, Ini 3 Manfaatnya
Ilustrasi balita aktif. (kompas.com)
Minggu, 23 Juli 2017 19:39 WIB
JAKARTA - Memiliki anak balita yang tidak bisa diam tentu saja merepotkan. Namun bersyukurlah bila balita Anda termasuk tipe yang tidak bisa diam. Sebab banyak manfaatnya, jika si kecil aktif.

1. Membantu anak jadi lebih cerdas

Gerakan yang dibuat anak nyatanya berdampak pada perkembangan otak anak. Bindy Cummings, seorang konsultan pengembangan anak mengungkapkan orangtua perlu mendorong anak bergerak lebih banyak bahkan sejak usia dini.

Gerakan aktif dapat membantu anak untuk mengontrol tubuh dan postur tubuhnya yang baik. Selain itu, motorik kasar dan halus anak akan terlatih dengan banyaknya gerakan yang dibuat. Kegiatan ini akan berdampak positif pada pertumbuhan otak anak.

Saat anak tidak bisa diam, Ibu justru harus hadir untuk membantunya mengenal mana yang perlu dan tidak untuk dilakukan. Hal ini akan membuat si kecil justru lebih cerdas dalam mengatur dirinya sendiri.

''Orangtua perlu ada bersama dengan anak, membuat komunikasi terbuka dan berdiskusi mengenai apa yang akan dilakukan. Misalnya berdiskusi jam berapa anak boleh main dan kapan anak harus makan dan tidur,'' ujar Marry Sheedy Kurcinka, pakar parenting sekaligus penulis buku Raising Your Spirited Child and Kids, Parents, and Power Struggles: Winning for a Lifetime.

Anak yang aktif ternyata jauh memiliki pengalaman yang berharga. Sally Fitzgerald, konsultan dari Goodstart Early Learning mengungkapkan anak yang aktif akan menggunakan indera mereka untuk menjelajahi dunia luar.

Menurut Fitzgerald, anak yang lebih banyak mengenal dunia luar akan lebih mudah menyelesaikan tugas belajar yang lebih kompleks dan mendukung pertumbuhan kognitif dan bahasa. Ibu perlu mendampingi si kecil ketika bergerak aktif agar ia bisa belajar banyak dari interaksi antara Ibu dan si kecil.

2. Lebih mengenal banyak hal

Anak yang aktif ternyata jauh memiliki pengalaman yang berharga. Fitzgerald mengungkapkan anak yang aktif akan menggunakan indera mereka untuk menjelajahi dunia luar.

Menurut Fitzgerald, anak yang lebih banyak mengenal dunia luar akan lebih mudah menyelesaikan tugas belajar yang lebih kompleks dan mendukung pertumbuhan kognitif dan bahasa. Ibu perlu mendampingi si kecil ketika bergerak aktif agar ia bisa belajar banyak dari interaksi antara Ibu dan si kecil.

3. Membantu anak jadi lebih bahagia

Anak yang tidak bisa diam tentunya melakukan berbagai aktivitas fisik misalnya berlari atau melompat. Hal ini sama halnya dengan olahraga. Saat kita berolahraga, serotonin dalam tubuh akan meningkat.

Peningkatan ini nantinya dikaitkan dengan perasaan yang bahagia, peningkatan nafsu makan dan berkurangnya depresi. Selain itu, anak yang tidak bisa diam juga akan jauh lebih sehat karena melakukan aktivitas fisik dengan sendirinya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Badminton, PON
wwwwww