Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Iuran BPJS Naik Lagi, Pimpinan MPR Sebut Bebani Rakyat saat Pandemi
Politik
7 jam yang lalu
Iuran BPJS Naik Lagi, Pimpinan MPR Sebut Bebani Rakyat saat Pandemi
2
Hentikan Kartu Prakerja, DPR Apresiasi Pemerintah
Politik
8 jam yang lalu
Hentikan Kartu Prakerja, DPR Apresiasi Pemerintah
3
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
DPR RI
20 jam yang lalu
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
4
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
DPR RI
18 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
5
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Nasional
19 jam yang lalu
Urgensi RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
6
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Umum
9 jam yang lalu
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Internasional

Larang Warga Palestina Shalat, Israel Pasang Kamera Pengintai di Masjid Al-Aqsa

Larang Warga Palestina Shalat, Israel Pasang Kamera Pengintai di Masjid Al-Aqsa
Tentara Israel memasang kamera pengintai di pintu masuk Masjid Al-Aqsa. (merdeka.com)
Minggu, 23 Juli 2017 20:57 WIB
YERUSALEM - Israel memasang kamera pengintai, alat pemindai infra merah dan sinar-X di gerbang masuk Masjid Al-Aqsa, di Yerusalem.

Sebelum pasukan Israel memasang alat pendeteksi logam di gerbang masuk masjid suci umat Islam itu, sehingga menimbulkan kemarahan warga muslim Palestina.

Sebagai bentuk protes warga Palestina menggelar shalat di luar gerbang masuk masjid.

''Warga Palestina sangat marah dengan tindakan ini (pemasangan kamera) karena mereka menilai pemasangan alat pemindai logam sebelumnya adalah langkah awal Israel mengambil alih kompleks masjid Al-Aqsa,'' ujar reporter Aljazeera Imran Khan di Yerusalem Timur, seperti dilansir laman Aljazeera, Ahad (23/7).

Warga Palestina bernama Hussein Da'na, 76 tahun, mengatakan kepada Aljazeera, dia menolak pemasangan kamera karena sangat merugikan warga Palestina.

''Kamera ini dipasang untuk mengidentifikasi wajah orang yang dilarang masuk masjid,'' kata dia.

''Kami shalat tiap Subuh di sini dan polisi menyerang kami. Saya akan tetap shalat di sini sampai Israel mencopot semua yang sudah dipasang,'' lanjut dia.

Kamera yang dipasang Israel ditaruh di pintu masuk Gerbang Singa. Polisi Israel melarang wartawan mendekati gerbang tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa

wwwwww