Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
5 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Gus Menteri Yakin SDGs Mampu Wujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan Desa
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Gus Menteri Yakin SDGs Mampu Wujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan Desa
3
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Tahuna Sulawesi Utara
Peristiwa
23 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Tahuna Sulawesi Utara
4
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
Internasional
11 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
5
Sukamta: Perpres Penanggulangan Ekstremisme Jangan Sampai Multitafsir
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sukamta: Perpres Penanggulangan Ekstremisme Jangan Sampai Multitafsir
6
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Hukum
8 jam yang lalu
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Internasional

Larang Warga Palestina Shalat, Israel Pasang Kamera Pengintai di Masjid Al-Aqsa

Larang Warga Palestina Shalat, Israel Pasang Kamera Pengintai di Masjid Al-Aqsa
Tentara Israel memasang kamera pengintai di pintu masuk Masjid Al-Aqsa. (merdeka.com)
Minggu, 23 Juli 2017 20:57 WIB
YERUSALEM - Israel memasang kamera pengintai, alat pemindai infra merah dan sinar-X di gerbang masuk Masjid Al-Aqsa, di Yerusalem.

Sebelum pasukan Israel memasang alat pendeteksi logam di gerbang masuk masjid suci umat Islam itu, sehingga menimbulkan kemarahan warga muslim Palestina.

Sebagai bentuk protes warga Palestina menggelar shalat di luar gerbang masuk masjid.

''Warga Palestina sangat marah dengan tindakan ini (pemasangan kamera) karena mereka menilai pemasangan alat pemindai logam sebelumnya adalah langkah awal Israel mengambil alih kompleks masjid Al-Aqsa,'' ujar reporter Aljazeera Imran Khan di Yerusalem Timur, seperti dilansir laman Aljazeera, Ahad (23/7).

Warga Palestina bernama Hussein Da'na, 76 tahun, mengatakan kepada Aljazeera, dia menolak pemasangan kamera karena sangat merugikan warga Palestina.

''Kamera ini dipasang untuk mengidentifikasi wajah orang yang dilarang masuk masjid,'' kata dia.

''Kami shalat tiap Subuh di sini dan polisi menyerang kami. Saya akan tetap shalat di sini sampai Israel mencopot semua yang sudah dipasang,'' lanjut dia.

Kamera yang dipasang Israel ditaruh di pintu masuk Gerbang Singa. Polisi Israel melarang wartawan mendekati gerbang tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa
wwwwww