Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
22 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
20 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
20 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Erry Nuradi Sebut Karate dan Marching Band Ciri Khas Sumut

Erry Nuradi Sebut Karate dan Marching Band Ciri Khas Sumut
Senin, 14 Agustus 2017 15:19 WIB
Penulis: RLS

MEDAN-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi mengatakan olahraga karate dan marching band dapat dikatakan sebagai ciri khas dari Provinsi Sumut, alasanya daerah yang dipimpinnya sangat terkenal dengan sifat bekerja sama dan pekerja keras serta tangguh.

Pencapaian prestasi atlet marching band Sumut pada PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat  memperoleh 2 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu, sementara atlet karate pada even yang sama memperoleh 2 emas, 1 perak dan 6 perunggu.

"Melihat hasil yang dicapai karate dan marching band tersebut termasuk cabang olahraga unggulan di Sumut, meski demikian saya tetap memberi semangat dan motivasi pada atlet untuk tidak cepat puas atas prestasi yang didapat tapi teruslah berlatih agar Sumut menjadi nomor satu di tingkat nasional," ucap Erry saat membuka kejuaraan Marching Band dan Kejuaraan Karate Pelajar Piala Gebernur  di gedung Serba Guna Jalan Williem Iskandar Medan, Senin (14/08/2017).

Hadir pada kegiatan tersebut Kadisporasu Baharuddin Siagian, mewakili PB PDBI Pusat Kombes Pol Joko Sarwoko, mewakili Forki Sumut Sjahwarja Imral, mewakili KONIi Sumut Agung Sunarno para atlet dan undangan.

Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry juga mengatakan  bahwa marching band olahraga  kelompok membutuhkan kekompakan antar atlet yang tinggi untuk menghasilkan harmonisasi, sedangkan karate sebagai olahraga merupakan olahraga keras dan membutuhkan kontak fisik.

Untuk itu Erry berharap olahraga marching band dan karate terus dikembangkan di Sumut karena sejalan dengan karakter masyarakat Sumut. "Untuk itu kepada seluruh atlet jadikan even ini sebagai ajang evaluasi diri serta silaturahmi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Sumut  sebagai bangsa Indonesia," tutur Erry.

Sementara mewakili Forki Sumut Agung Sunarno mengatakan prestasi atlet karate Sumut sudah mendapat perhatian untuk itu pada perayaan Kemerdekaan RI ke 72, dimana 2 atlet karate diundang menghadiri HUT RI di Iistana Presiden. Untuk itu mewakili dari Forki Sumut, diharapan kepada atlet karate agar terus menjaga atau meningkatkan prestasi kedepan.

Sementara Kadispora Sumut Baharuddin Siagian yang juga selaku ketua panitia mengatakan pertandingan  karate diikuti oleh 26 kabupaten/kota  se Sumut ditambah dengan 12 perguruan. Dan marching band diikuti 36 klub se-Sumut.

Editor:Wen
Kategori:Sumatera Utara, Non Olympic
wwwwww