Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
4 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
3 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
4
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
5
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
3 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
3 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Sejumlah Harga Bahan Pokok di Lhokseumawe Naik

Sejumlah Harga Bahan Pokok di Lhokseumawe Naik
Pedagang di pasar tradisional Pajak Inpres, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Selasa (29/8/2017). [Sarina]
Rabu, 30 Agustus 2017 09:14 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE – Harga sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Pajak Inpres, Kota Lhokseumawe menjelang meugang (tradisi makan daging sebelum lebaran) mulai merangkak naik, Selasa (29/8/2017).

Salah seorang pedagang di Pasar Pajak Inpres Kota Lhokseumawe, Asma mengatakan, harga sejumlah bahan pokok tersebut meningkat semenjak dua hari lalu. Hal itu disebabkan karena banyaknya pembeli, sehingga memasok barang sebagian dari luar daerah. 

“Harga bahan pokok yang naik harganya seperti bawang merah sebelumnya Rp24 ribu naik menjadi Rp28 ribu per kilogram, cabai merah dari Rp26 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram,”  katanya.

Lanjutnya, untuk harga tomat sebelumnya Rp8 ribu kini naik menjadi Rp12 ribu per kilogram, harga bawang putih dari Rp23 ribu naik menjadi Rp26 ribu per kilogram, dan harga kentang Rp10 ribu dari sebelumnya Rp8 ribu per kilogram. 

“Harga barang tersebut selain naik karena banyaknya permintaan, juga karena mahalnya modal untuk mengambil pasokannya. Hari ini lebih ramai pembeli dari hari-hari sebelumnya,” ujarnya.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Ekonomi
wwwwww