Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Voli

Belasan Konflik Masyarakat Pelalawan dengan Perusahaan, Tiga Dalam Tahap Penyelesaian

Belasan Konflik Masyarakat Pelalawan dengan Perusahaan, Tiga Dalam Tahap Penyelesaian
Rapat koordinasi Forkompinda dan OPD terkait dalam penangganan konflik sosial di Kabupaten Pelalawan, Kamis (28/9/2017).
Kamis, 28 September 2017 16:26 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - Konflik lahan antara masyarakat dengan perusahaan banyak terjadi di Kabupaten Pelalawan. Setidaknya tercatat 13 konflik yang terjadi, 3 diantaranya sudah dalam tahap penyelesaian.

Hal ini terungkap pada rapat koordinasi Forkompinda dan OPD terkait dalam penangganan konflik sosial di Kabupaten Pelalawan dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pelalawan, Tengku Mukhlis bertempat di Auditorium Kantor Bupati Pangkalan Kerinci, Kamis (28/9/2017).

Kepala Badan Kesbangpolinmas Pelalawan, HA Karim mengatakan, rapat koordinasi dilaksanakan dua kali dalam setahun dihadiri Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tingkat Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 yang terbentuk melalui SK Bupati Pelalawan.

"Hasil rapat yang disepakati akan disampaikan kepada Dirjen Pemerintahan Umum dan Politik Kementerian Dalam Negeri," katanya.

Disebutkan Abdul Karim, adapun resume konflik di Kabupaten Pelalawan terdiri dari 13 konflik permasalahan masyarakat dengan pihak perusahaan.

"Dari 13 konflik tersebut, 3 diantara sudah dalam tahapan penyelesaian. Yakni konflik antara 20 kepala keluarga (KK) masyarakat Desa Teratang Manuk, Kecamatan Pangkalan Kuras dengan PT Safari Riau," sebutnya.

Ditambahkannya, juga konflik lahan antara masyarakat Bandar Petalangan dengan PT Serikat Putra dan konflik lahan masyarakat Desa Ukui Dua dengan PT Gandaera Hendana.

"Dalam kegiatan ini akan dilakukan pembuatan rencana aksi dan penanganan konflik sosial untuk dilaporkan ke Kemendagri RI," terangnya.

Ditempat sama, Sekda Tengku Mukhlis mengungkapkan, tim terpadu telah bekerja dalam penyelesaian konflik sosial antara masyarakat dan perusahaan di Kabupaten Pelalawan. Penyelesaian konflik lebih mengedepankan pendekatan emosional.

"Permasalahan masyarakat dan perusahaan terkait masalah lahan begitu komplit, perlu kerjasama diantara tim terpadu dalam penyelesaian konflik yang ada," harapnya. ***

Kategori:Voli
wwwwww