Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
18 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  PON

MPU Aceh Barat Gelar Pendidikan Kader Ulama

MPU Aceh Barat Gelar Pendidikan Kader Ulama
Pengurus MPU Aceh Barat pada pembukaan Pendidikan Kader Ulama, Kamis (28/9/2017). [Aidil Firmansyah]
Kamis, 28 September 2017 17:33 WIB
Penulis: Aidil Firmansyah

MEULABOH – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat menggelar Pendidikan Kader Ulama Angkatan ke-6 yang berlangsung di kantor MPU kabupaten setempat, Kamis (28/9/2017).

Acara tersebut turut dihadiri Ketua MPU Provinsi Aceh, Kepala Dinas Syariat Islam dan puluhan peserta yang berasal dari berbagai dayah di Aceh Barat.

Kegiatan ini dimulai pada 28 September 2017 dan akan berakhir hingga 1 Oktober 2017 mendatang.

Ketua MPU Aceh Barat, Teungku Abdul Rani Adiyan mengatakan, kegiatan ini wajib dilaksanakan oleh MPU sebagai tugas yang telah diatur dalam qanun.

Menurutnya, saat ini di Aceh dalam waktu sepuluh tahun terakhir telah kehilangan ulama-ulama besar yang menjadi panutan bagi umat.

Sehingga, kegiatan ini diharapkan mampu mendidik para ustaz dayah menjadi sosok ulama yang diharapkan oleh agama.

“Kita sangat sedih karena telah banyak ulama besar meninggal dunia, sampai sekarang belum ada ulama yang mampu menggantikan posisi mereka di Aceh,” ujarnya.

Walaupun pendidikan ini tidak masksimal, namun, peserta harus mengikuti serangkai kegiatan yang telah dilaksanakan dengan antusias.

“Memang pendidikan ulama itu harus dididik di dayah atau pesantren dalam waktu yang lama,” pungkas Abdul Rani.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Barat dalam hal ini mewakili Bupati Aceh Barat yang berhalangan hadir pada kegiatan tersebut.

Editor:Yudi
Kategori:PON
wwwwww