Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
14 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Home  /  Berita  /  Badminton

Wakili DPR, Fadli Zon dan Agus Hermanto akan Temui Massa Aksi 299

Wakili DPR, Fadli Zon dan Agus Hermanto akan Temui Massa Aksi 299
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. (Muslikhin/GoNews.co)
Jum'at, 29 September 2017 13:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan menemui perwakilan peserta aksi 299. Rencananya, massa aksi akan diterima Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Agus Hermanto.

"Nanti yang akan menerima saya sendiri dan Fadli Zon dari DPR," ujar Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Agus menambahkan, kemungkinan perwakilan massa aksi tak hanya bertemu dengan pimpinan DPR tetapi juga perwakilan Komisi II. Sebab, salah satu tuntutan aksi adalah penolakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat.

Perppu tersebut akan segera dibahas oleh DPR bersama pemerintah di Komisi II.

"Rencananya saya mendengar nanti tanggal 4 (Oktober) baru dibicarakan dengan pemerintah dan selanjutnya dibahas terus-menerus sampai akhir masa sidang karena harus diberi jawaban pada akhir masa sidang," tuturnya.

Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Ma'arif menyampaikan, aksi tersebut digelar dalam rangka mendesak Dewan Perwakilan Rakyat menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat.

Selain itu, aksi tersebut juga meminta DPR menolak dan melawan kebangkitan PKI yang indikasinya semakin menguat dalam beberapa waktu terakhir.

Sekitar 50.000 orang disebut akan turun ke jalan setelah shalat Jumat dilaksanakan. Massa tersebut kemudian akan merapat ke gedung DPR/MPR. ***

Sumber:kompas.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww