Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
14 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Home  /  Berita  /  Badminton

Rekahan Kawah 'Makin Lebar', Gunung Agung 'Siap Meletus'

Rekahan Kawah Makin Lebar, Gunung Agung Siap Meletus
Foto hak cipta by Reuters.
Jum'at, 29 September 2017 13:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BALI - Kondisi Gunung Agung semakin kritis. Hal ini ditandai dengan semakin lebarnya rekahan di kawah gunung.

"Adanya rekahan menunjukkan sumber energi letusan semakin dekat ke permukaan. Gunung Agung siap meletus, pusat letusan mendekat," kata Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), I Gede Suantika, Jumat (29/9/2017).

Sebagaimana dilaporkan pos pantau Gunung Agung di Desa Rendang, Kabupaten Karangangasem, asap solfatara terlihat mengepul dari puncak gunung.

Asap solfatara ini terlihat lebih kontinyu dalam dua hari terakhir, berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang cenderung putus-putus.

Menurut Suantika, asap keluar dari rekahan di kawah gunung Agung. Sebelumnya asap solfatara ini hanya terlihat di kawah.

"Asap dilihat dari jauh artinya konsentrasi tekanan fluktuasi makin besar, artinya juga juga ada perluasan rekahan," kata Suantika.

Jika sampai terjadi letusan, menurutnya, aliran lava akan keluar melalui rekahan tersebut. Namun kapan akan terjadi tidak dapat dipastikan.

Berdasarkan pantauan selama enam jam mulai pukul 00.00 -06.00 Wita terjadi 170 kali gempa, dengan rincian 125 kali vulkanik dalam, 40 kali vulkanik dangkal dan 5 kali tektonik lokal. ***

Sumber:bbc
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Voli, DKI Jakarta, Bali
wwwwww