Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Pemkab Ancam PHU Karena Banyak Pangkalan di Asahan Jual LPG 3 Kg di Atas HET

Pemkab Ancam PHU Karena Banyak Pangkalan di Asahan Jual LPG 3 Kg di Atas HET
Senin, 16 Oktober 2017 12:18 WIB

KISARAN -Tim Monitoring LPG 3 Kg Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan akan melakukan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) kepada pangkalan LPG 3 Kg yang melakukan kecurangan dalam pendistribusian dan penjualan.

“Pangkalan LPG 3 kg yang menyusahakan masyarakat akan kita rekomendasikan untuk di PHU,” kata Ketua Tim Monitoring LPG 3 Kg Pemkab Asahan, Bahrum kepada wartawan usai melakukan inpeksi mendadak (Sidak) kesejumlah pangkalan.

Bahrum yang didampingi unsur LSM dan wartawan menjelaskan bahwa dari kunjungan mendadak di sejumlah pangkalan di Kecamatan Kisaran Barat, Kisaran Timur, Kecamatan Air Joman serta Kecamatan Pulo Bandring ditemukan pangkalan rata-rata menjual gas subsidi tersebut di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan Pemkab Asahan.

Pangkalan rata-rata menjual gas berkisar Rp 18.000 hingga Rp 20.000 per tabung. Sementara HET Kabupaten Asahan terbagi 3 zona. Untuk Kisaran Timur dan Kisaran Barat dan sekitarnya Rp 17.000 per tabung. Dan wilayah lainya Rp 16.000 dan Rp 17.500

Selain persoalan HET, pangkalan juga rata-rata menjual gas yang seharusnya dinikmati masyarakat dijual kepada pengecer atau kedai-kedai, sehingga harga gas melambung tinggi dikedai dan korbanya kembali ke masyarakat.

Editor:Wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Ekonomi
wwwwww