Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Bupati Ajak Pemuda Tingkatkan Rasa Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Bupati Ajak Pemuda Tingkatkan Rasa Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu saat membacakan naskah sumpah pemuda pada upacara peringatan hari sumpah pemuda di lapangan perkantoran bupati Tapsel, Sabtu (28/10/2017)
Sabtu, 28 Oktober 2017 17:29 WIB
Penulis: Roni Siregar
TAPANULI SELATAN - Saat menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89, Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul M Pasaribu mengajak seluruh pemuda di wilayahnya agar tetap meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam amanat Menpora yang dibacakan oleh Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu mengatakan, seorang Muhammad Yamin yang berasal dari Sawah Lunto, Sumatera Barat, bertemu dengan Johannes Leimena dari Ambon dan selanjutnya Menpora juga mengungkapkan, seorang Katjasungkana dari Madura, dapat bertemu dengan Lefran Senduk dari Sulawesi untuk berdiskusi, bertukar pikiran, mematangkan gagasan hingga akhirnya mengingat diri dalam komitmen ke Indonesiaan.

"Padahal jarak antara Sawah Lunto dengan Kota Ambon lebih dari 4.000 kilometer atau setara dengan Kota Jakarta dan Shanghai di China,” ungkap Bupati, Sabtu (28/10/2017) di halaman Kantor Bupati Tapsel, Dano Situmba, Kilang Papan, Sipirok.

Lebih lanjut lagi dia mengatakan, pada saat itu sarana transportasi masih menghandalkan laut dan dibutuhkan waktu berminggu-minggu untuk sampai ke kota tujuan. Sedangkan waktu itu, alat komunikasi masih terbatas masih menghandalkan korespondensi melalui Kantor Pos.

"Muhammad Yamin beragama Islam dan berbahasa Melayu, sedangkan Johannes Leimena beragama Protestan dan berbahasa Ambon akan tetapi perbedaan itu tidak menjadi halangan dan jarak bagi para pemuda untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia yang disebut dengan berani bersatu,” ujarnya.

Upacara dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tapsel Rahmat Nasution, Dandim 0212/TS Letkol Arm Azhari, Kapolres Tapsel Mohammad Iqbal, Ketua PN Padangsidimpuan Julius Panjaitan, Wabup Tapsel Aswin Efendi Siregar, Sekdakab Tapsel Parulian Nasution, Kepala BNNK Tapsel AKBP Siti Aminah Siregar, Para Asisten, Pimpinan OPD, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, perwakilan Pegawai Negeri Sipil (PNS), siswa/siswi dari perwakilan sekolah,
Instansi vertikal TNI dan Polri juga turut hadir perwakilan dari beberapa organisasi massa (ormas) pemuda/pemudi dan undangan lainnya.

Dalam upacara kali ini dimeriahkan dengan penampilan pemuda dan pemudi yang menggunakan pakaian adat dari beberapa daerah, mereka berbaris ditengah lapangan bersamaan dengan pembacaaan pembukaan Undang-undang Dasar (UUD) 1945 dan mengikrarkan Sumpah Pemuda.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Olympic, PON
wwwwww