Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Fahri Hamzah: UU Desa Harusnya Pembangunan Merata ke Seluruh Indonesia

Fahri Hamzah: UU Desa Harusnya Pembangunan Merata ke Seluruh Indonesia
Istimewa.
Senin, 20 November 2017 15:07 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Fahri Hamzah sangat bersyukur pada masa Pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla ini, pembangunan bisa menjalar keseluruh Indonesia.

Bahkan, pipa-pipa pembangunan telah menjalar ke 75 ribu desa yang ada di seluruh Indonesia.

"Di kabupaten Sumbawa dan NTB pada umumnya, 1,7 sampai 2,5 miliar dana desa mengalir ke seluruh desa yang ada di Prosinsi NTB ini," kata Fahri saat menyampaikan sambutannya pada acara HUT ke 14 Kabupaten Sumbawa Barat di Nusa Tenggara Barat, Minggu (19/11/2017) kemarin.

Rangkaian upacara HUT ke 14 Sumbawa Barat ini juga dihadiri antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basoeki Hadimoeljono mewakili Presiden Jokowi, Bupati Sumbawa Barat, H.W. Musyafirin, serta jajaran pemerintah kabupaten Sumbawa Barat.

Fahri mengatakan bahwa DPR akan terus menuntut Pemerintah Pusat agar mau melakukan pemekaran. Karena DPR telah siap membahas seluruh anggenda daerah otonomi baru, termasuk pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa di masa yang akan datang. Apalagi, Komisi II dan Pimpinan DPR secara umum sudah menginginkan ini.

Terkait HUT ke 14 Sumbawa Barat, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu merasa bersyukur melihat Kabupaten Sumbawa Barat, NTB di usianya ke 14 tahun ini telah mencapai banyak hal. Dan ini tidak lain dan tidak bukan, bahwa inisiatif pemekaran itu selalu baik.

"Karena dengan memekarkan daerah, masyakarat tidak meminta uang tetapi meminta kewenangan untuk mengurus dirirnya sendiri. Dan ini yang terjadi di Sumbawa Barat, dan alhamdulillah dengan ikhtiar pemekaran 14 tahun yang lalu, maka pada hari ini kita menyaksikan pertumbuhan yang luar biasa," ucapnya.

Bahkan, lanjut Fahi lagi, perkembangan Kabupaten Sumbawa Barat telah melampaui indeks pembangunan manusia yang paling tinggi diantara kabupaten dan kota yang ada diseluruh Nusa Tenggara Barat ini.

"Mudah-mudahan ini bisa mempercepat, tidak saja kabupaten Sumbawa Barat tetapi seluruh NTB dan juga seluruh Indonesia keluar dari garis keminskinan menjadi negara yang tangguh dan kuat karena desa nya kuat diisi oleh masyarakat yang kuat dan berdaulat," harap anggota DPR dari daerah pemilihan NTB itu mengakhiri sambutannya. ***

wwwwww