Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Komite II DPD RI Tinjau Pengolahan Beras Premium di Makassar

Komite II DPD RI Tinjau Pengolahan Beras Premium di Makassar
Istimewa.
Senin, 20 November 2017 14:58 WIB
JAKARTA - Pengawasan Ketahanan Pangan Komite II DPD RI tinjau gudang Pengolahan beras premium PD. Pangan Jaya terletak di Kabupaten Maros Makasar untuk mengetahui secara langsung sistem pengemasan dan pendistribusian beras di Makassar, Senin(20/11/2017).

Turut Hadir I Kadek Arimbawa Wakil Ketua Komite II,  Abdul Aziz Qahar Mudzakkar,  Anang Prihantoro, Anna Latuconsina,  Djasarmen Purba, Rahmijati Jahja, Rubaeti Erlita, Pdt.  Marthen, Ibrahim Agustinus Medah, Wa Ode Hamsinah Bolu. 

Menurut keterangan penanggung jawab gudang PD. Pangan Jaya,  saat ini mempunyai mitra tani lebih dari 200 pemasok dan berkapasitas lebih dari 1.000(seribu) ton beras perbulan. 

I Kadek Arimbawa Wakil Ketua Komite II bersama rombongan Komite II mengatakan bahwa saat ini pemasok beras mengeluhkan lamanya proses pematenan produk beras dan bahkan membutuhkan waktu sampai 2 tahun.

Dengan adanya hak paten terhadap produk beras akan menjamin secara hukum jika terjadi pemalsuan dan dapat menaikan harga beras yang akan menguntungkan petani.

Para petani berharap DPD RI dapat memfasilitasi untuk mendorong pemerintah dalam hal ini pihak paten untuk mempercepat proses paten sehingga petani dapat menjual beras dengan harga yang lebih baik. Harga beras varian tertinggi kualitas premium seharga Rp. 9.600/kg dan harga kualitas terendah Rp. 8.200/kg di PD. Pangan Jaya Maros Makassar.  

Sebelumnya, Komite II mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Maros dalam rangka merangkum permasalahan-permasalahan terkait ketahanan pangan di Kantor Bupati Maros.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww