Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
14 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Geruduk Bareskrim Polri, Massa Aksi 2411 Minta Penegak Hukum Proses Kasus Viktor Laiskodat

Geruduk Bareskrim Polri, Massa Aksi 2411 Minta Penegak Hukum Proses Kasus Viktor Laiskodat
Istimewa
Jum'at, 24 November 2017 13:49 WIB
JAKARTA - Massa aksi 2411 bergerak dari masjid Cut Meutia menuju Bareskrim Polri, Jakarta Pusat usai Salat Jumat. Massa yang mengenakan seragam putih itu melakukan long march ke kantor Bareskrim dengan diiringi tiga mobil pikap.

"Saya harap massa merapat ke mobil komando kita segera berangkat," kata koordinator aksi melalui pengeras suara di sekitar Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/11).

Menurut pantauan merdeka.com, ratusan massa tersebut berorasi dari tiga armada mobil pikap disusul massa yang berjalan kaki. Koordinator orasi juga mengingatkan supaya aksi massa 2411 berjalan dengan damai dan menjaga suasana aksi tetap kondusif.

"Kalau ada provokator tangkap ke komando, kita kelitikin," ucapnya sambil menyanyikan lantunan lagu Islam.

Personel kepolisian dan petugas Satpol PP ikut mengawal jalannya orasi tersebut. Beberapa aparat ikut turut ke jalan melakukan long march untuk menjaga situasi agar tetap kondusif. Lalu lintas di sekitar Menteng, Jakarta Pusat pun mulai tersendat akibat orasi itu.

"Hari ini kita meminta keadilan kepada penegak hukum untuk memproses Viktor Laiskodat dipanggil, ditangkap dan dijadikan tersangka," ucap massa melalui pengeras suara yang berlalu menuju Bareskrim Polri.

Dalam perjalanannya menuju Bareskrim, massa melewati kantor DPP NasDem. Mereka pun sempat berhenti dan menyuarakan sejenak orasinya di depan gerbang kantor NasDem yang dikawal ratusan personel Brimob dan Sabhara kepolisian.

Mereka pun diterima oleh pihak Partai NasDem di sebuah ruangan dan memberi surat yang berisi Politisi Viktor Laiskodat supaya tidak dilindungi partainya dan diproses hukum.

"Pelanggar hukum harus diproses di negara hukum yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia, tidak menentukan dia anggota dewan maupun DPR, penegakan hukum harus diproses," kata koordinator aksi.

"Hari ini Alhamdulillah kita sudah disambut oleh Partai NasDem, kita menunggu delegasi, jadi maksud kami situasi tetap jaga kondusif dan petugas keamanan juga menjalankan tugasnya dengan baik dan peserta aksi tetap menjaga kondusif," lanjutnya dalam orasi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, PON, Badminton
wwwwww