Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
8 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
9 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
9 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  PON

Bajing Loncat Marak di Perbatasan Aceh-Sumut, Haji Uma Surati Kapolri

Bajing Loncat Marak di Perbatasan Aceh-Sumut, Haji Uma Surati Kapolri
Surat dari anggota DPDRI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma untuk Kapolri Tito Karnavian.
Minggu, 10 Desember 2017 00:32 WIB
LHOKSUKON - Anggota DPDRI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma menyurati Kepala Kepolisian RI, Tito Karnavian terkait maraknya bajing loncat di perbatasan Aceh dengan Sumatera Utara.

Kondisi jalan di perbatasan Kabupaten Aceh Singkil dengan Kabupaten Pakpak Barat, Sumatera Utara itu telah dimanfaatkan sebagai peluang oleh oknum tertentu untuk melakukan aksi kejahatan.

Di daerah tersebut, kendaraan terpaksa harus melaju perlahan karena kondisi jalan yang semakin memprihatinkan. Namun, kesempatan itu dimanfaatkan oleh oknum untuk mencuri dan merampas barang angkutan, baik dari Aceh ke Medan ataupun sebaliknya.

"Kondisi tersebut sangat memprihatinkan dan harus segera ada upaya serius dari pihak keamanan untuk penanganan masalah ini. Aksi bajing loncat yang semakin marak ini kerap terjadi di daerah Kecamatan Sibande Kabupaten Pakpak Barat, Provinsi Sumatera Utara," kata Haji Uma melalui rilisnya yang diterima GoAceh, Sabtu (9/12/2017).

Haji Uma mengatakan, aksi kejahatan bajing loncat ini sudah sangat meresahkan masyarakat pengguna jalan yang melintas dijalan nasional menuju Sumatera Utara, terutama para pengusaha dan pelaku jasa pengangkutan barang di wilayah barat selatan Provinsi Aceh.

"LKarena aksi kejahatan dimaksud telah sangat menggangu ketertiban dan stabilitas keamanan. Aksi kejahatan ini telah berdampak signifikan terhadap roda perekonomian daerah di wilayah Barat Selatan Aceh.

Haji Uma meminta masalah tersebut harus mendapat perhatian serius penegakan hukum tegas dari pihak kepolisian. Apalagi dari laporan masyarakat, titik lokasi kejahatan tidak jauh jaraknya dari kantor Polsek Sibande, Kabupaten Pakpak Barat”, ujar Haji Uma.

Menindaklanjuti kondisi ini, Haji Uma menyatakan akan segera menyurati kapolri agar ikut turun tangan langsung untuk mengkoordinasikan langkah penegakan hukum dengan Polda Sumatera Utara guna adanya solusi penegakan hukum dan penertiban keamanan segera mungkin.

"Kita telah melakukan upaya komunikasi dengan anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Parlindungan Purba terkait permasalahan ini.

Selain meminta kapolri untuk segera mengambil tindakan, Haji Uma juga berharap Dirjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera memperbaiki kondisi jalan nasional yang rusak parah itu.

"Karena kondisi tersebut akan menjadi salah satu faktor pendorong munculnya aksi bajing loncat tersebut," kata Haji Uma.

Editor:Jamaluddin Idris
Kategori:PON
wwwwww