Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
17 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
14 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
10 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
5
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
18 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
12 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Benarkah Prabowo Siapkan Duet Gatot - Anies di Pilpres 2019?

Benarkah Prabowo Siapkan Duet Gatot - Anies di Pilpres 2019?
Ilustrasi.
Minggu, 10 Desember 2017 10:46 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai sangat tepat dan bagus  jika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi "King Maker" untuk menyiapkan duet Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pilpres 2019.

"Langkah Probowo menyiapkan duet Gatot - Anies menjadi kekhawatiran bagi Jokowi yang bakal maju kembali dalam Pilpres 2019. Karena bagi Jokowi siapapun lawannya dalam nanti tentu harus diwaspadai. Apalagi jika terjadi goncangan ekonomi maka Gatot dan Anies bisa menang di Pilpres 2019," ujar Ujang melalui pesan elektroniknya, Minggu (10/12/2017).

Karenanya kata dia, sejak saat ini Jokowi harus memperbaiki kinerja untuk menjaga stabilitas politik yang damai dan perbaikan ekonomi. "Jika kinerja buruk tentu elektabilitas Jokowi bisa turun," tukasnya.

Menurutnya, untuk menaikkan elektabilitas Jokowi yang belakangan ini semakin merosot, selain harus memperbaiki kinerjanya, Jokowi juga harus menjalin hubungan yang baik dengan kalangan umat Islam. Setiap ada gelaran keqiatan Islam diharapkan bisa ikut hadir. Semua harus dirangkul dan harus diperlakukan dengan adil.

"Selain itu Jokowi juga tidak membuat blunder politik," tandasnya.

King Maker

Sementara itu Ketua Progres 98, Faizal Assegaf mengatakan, ada kemungkinan Prabowo hanya akan jadi "King Maker" di Pilpres 2019, tetapi mempersiapkan secara matang duet Gatot dan Anies.

Meroketnya elektabilitas Jenderal Gatot dan Anies adalah kekuatan real, bukan spekulasi di atas kertas survei berbayar. Pengaruh politik kedua figur tersebut jelang Pilpres 2019 makin bersinar.

"Terlebih manuver Jokowi mempercepat pergantian Gatot pada bulan Desember, yang mesti dilakukan Maret 2018, memberi gambaran bahwa Jokowi sangat galau. Gatot adalah duri dalam daging,' kata Faizal seperti dikutip GoNews.co dari Harianterbit. ***

wwwwww