Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
24 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
24 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
10 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
5 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
6
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
23 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Metropolitan

F-PPP DPRD Sebut Pemkab hanya Sayup-sayup Atasi Kemiskinan di Inhil

F-PPP DPRD Sebut Pemkab hanya Sayup-sayup Atasi Kemiskinan di Inhil
Juru Bicara F-PPP Inhil, Adi Chandra.
Rabu, 13 Desember 2017 07:02 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Inhil, Riau menyebut Pemkab tidak serius dalam menangani permasalahan pengentasan kemiskinan di Negeri Seribu Parit ini.

''Pemkab harusnya benar-benar mengambil peranan opening dalam hal mewujudkan, bukan sayup-sayup kedemgatam adanya program untuk masyarakat miskin,'' ujar Juru Bicara F-PPP Adi Chandra belum lama ini.

Tidak hanya itu, pada bidang kelengkapan peralatan dan upaya penyelamatan pada sektor usaha kecil menengah, pertanian, perkebunan dan perikanan pun dikatakannya masih minim perhatian dari Pemkab.

''Kami juga menyoroti komitmen pemerintah terhadap kegiatan penyelamatan kebun rakyat, khusunya persoalan pembangunan tanggul,'' lanjutnya.

Pembangunan tanggul dengan swakelola dikatakannya harusnya dapat dievaluasi oleh Pemkab Inhil.

''Kiranya kegiatan tahun 2017 ini dapat dievaluasi, untuk menuju perbaikan pada kegiatan di tahun anggaran 2018, sehingga progress kegiatan tepat waktu dan target capaian terpenuhi 100 persen,'' tukas Adi Chandra.(adv)

Kategori:Metropolitan
wwwwww