Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
11 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
9 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
9 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  PON

Menyebar di Medsos, BBPOM Pekanbaru Pastikan Isu Temuan Permen Susu Mengandung Narkoba Adalah Hoax

Menyebar di Medsos, BBPOM Pekanbaru Pastikan Isu Temuan Permen Susu Mengandung Narkoba Adalah Hoax
Foto ilustrasi (Diambil dari Internet)
Rabu, 20 Desember 2017 17:44 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Pekanbaru memastikan, informasi terkait beredarnya permen susu mengandung Narkoba yang sempat viral di media sosial (Medsos) tidak benar alias Hoax.

Ini disampaikan langsung oleh Kepala BBPOM Pekanbaru M Kashuri saat dihubungi GoRiau.com, Rabu (20/12/2017) sore. Katanya, informasi yang beredar di media sosial , salah satunya Instagram soal susu mengandung Narkoba tersebut Hoax.

"Kita pastikan hoax informasinya. Kita sudah mengecek ke asalnya di Banyumas, teman-teman BNN di sana juga tidak ada melakukan uji seperti yang disampaikan (dalam postingan, red) itu," yakin Kashuri.

Begitu juga di Pekanbaru. Permen susu yang disebut-sebut mengandung Narkoba tidak benar. "Tidak benar. Permennya aja hasilnya negatif tidak ada apa-apa, itu hasil penelusuran di Jawa Tengah. Ya, soal Permen Susu yang viral itu. Katanya hasil uji BNN positif itu, saya pastikan hoax," tegasnya.

Bahkan pihaknya, kata Kashuri, juga sudah menyampaikan informasi tentang isu peredaran permen susu mengandung Narkoba tersebut melalui situs remi BBPOM di www.pom.go.id pada Senin sore. Bahkan dijelaskan, permen susu tersebut telah terdaftar di Badan POM RI.

Dijelaskan pula, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tidak menyebarluaskan isu terkait makanan yang tidak terbukti kebenarannya. Entah dari mana mulanya, info Hoax tersebut juga menyebar ke Pekanbaru melalui media sosial. ***

Kategori:PON
wwwwww