RSUD Cut Mutia Tak Miliki Serum Anti Difteri
![]() |
| Ilustrasi. |
Penulis: Riska Silviana
LHOKSUKON – RSUD Cut Mutia Kabupaten Aceh Utara tidak memiliki serum anti difteri (ADS). Jika ada pasien untuk mendapatkan perawatan medis dengan serum anti difteri itu, RSUD itu menyarankan agar dirujuk ke RSUD Zaenal Abidin di Banda Aceh.
“Sampai saat ini belum tersedia serum anti difteri di RSUD Cut Mutia,” kata Direktur RSUD Cut Mutia, dr Nurhaida saat dihubungi GoAceh, Rabu (20/12/2017), terkait adanya pasien di kabupaten itu yang positif difteri.
Nurhaida mengatakan, sedangkan untuk obat pencegahannya seperti vaksin, ada tersedia di dinas kesehatan kabupaten. “Yang ada hanya di RSU ZA, tetapi kalau vaksin ada di dinas kesehatan,” ujarnya lagi.
Diberitakan sebelumnya, dinas kesehatan menemukan 12 kasus suspek difteri di 6 kecamatan di kabupaten itu. Dari jumlah 12 kasus tersebut, 1 di pasien di bawah penanganan Puskesmas Buket Hagu, Kecamatan Lhoksukon dinyatakan positif difteri.
“Dari beberapa sampel yang kita ambil dari sejumlah pasien dan kita bawa ke laboratorium, hasilnya kebanyakan negatif. Hanya satu pasien positif. Pasien itu kini sudah membaik setelah dibawa ke RSU Zaenal Abidin,” kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Makhrozal Selasa kemarin.
| Editor | : | Jamaluddin Idris |
| Kategori | : | PON |













