9 Ribu Aparat 'Kawal' Pilgubri 2018, Begini Pola Pengamanan yang Diterapkan Polda Riau Bagi 4 Paslon yang Bertarung
![]() |
| Kapolda Riau Irjen Nandang (Foto: Chairul Hadi/GoRiau) |
Penulis: Chairul Hadi
Demikian diungkapkan Kapolda Riau Irjen Nandang di kantornya. Dengan disahkannya keempat Paslon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, kepolisian pun melanjutkan pengamanannya ketahap selanjutnya, agar Pilgubri berjalan aman dan lancar, tanpa gangguan.
"Termasuk kepada Paslon, kita berikan pengamanan melekat. Itu satu orang calon, ada satu polisi. Jadi masing-masingnya dapat pengamanan hingga proses pemilihan selesai nanti," tutur Jenderal bintang dua tersebut.
Sudah menjadi tugas kepolisian menjaga agar pesta demokrasi masyarakat Riau berjalan kondusif. Kata Nandang, sampai saat ini belum ditemukan gangguan berarti yang menghalangi tahapan Pilgubri 2018. Begitu pula dengan wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi kerawanan.
Setidaknya, kata Irjen Nandang, Polda Riau dan jajaran mengerahkan total 9 ribu personelnya untuk 'mengawal' agar Pilgubri berjalan sesuai rencana, mulai tahapan awal hingga selesai nantinya. Dia pun memastikan, belum ditemukan gangguan berarti, termasuk di wilayah yang rawan tersebut.
"Apalagi ini negeri Melayu. Segala sesuatu dilakukan dengan santun, bahkan ada apa-apa berpantun, jadi kita harap berjalan tertib, dan ini Pilkada yang bermartabat," pungkas Kapolda Riau Irjen Nandang.
Keempat Paslon yang sah maju ini diantaranya Syamsuar - Edy Natar Nasution, Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno, Firdaus - Rusli Effendi dan terakhir Lukman Edy - Hardianto, yang masing-masingnya mendapat perahu dari partai politik. ***













