Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
21 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
15 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
18 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Masuk Tahun Politik 2018 dan 2019, Fraksi Golkar Gelar Rapat Pleno Tertutup di DPR

Masuk Tahun Politik 2018 dan 2019, Fraksi Golkar Gelar Rapat Pleno Tertutup di DPR
Istimewa.
Kamis, 11 Januari 2018 15:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Fraksi Partai Golkar menggelar rapat pleno tertutup di gedung Kura-Kura DPR RI pada hari Kamis (11/1).

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa rapat tersebut diselenggarakan guna membahas persiapan-persiapan pada tahun 2018 dan 2019.

“Kami akan menyampaikan bahwa tahun ini sudah memasuki tahun politik dan tentunya Fraksi Golkar perlu mempersiapkan diri untuk bekerja lebih keras untuk menyelesaikan target-target yang ada di tugas kedewanan,” ujar Airlangga di Gedung DPR RI Jakarta pada hari Kamis (11/1).

“Kedua, kita melihat Undang-Undangnya secara strategis dan tugas pengawasan secara strategis perlu diselesaikan,” tambahnya.

Kemudian, saat ditanya apakah dalam rapat tersebut juga membahas pergantian Ketua DPR, Airlangga menjawab bahwa 91 kader Partai Golkar yang ada di parlemen memiliki peluang yang sama untuk menjadi Ketua DPR.

“Kalau Ketua DPR, 91 kader partai Golkar mempunyai pengalaman dan kesempatan yang sama,” tukasnya.***

wwwwww