Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Pria Tianghoa Tewas Berdarah-darah Ternyata Mantan Juragan Ikan Asin

Pria Tianghoa Tewas Berdarah-darah Ternyata Mantan Juragan Ikan Asin
Senin, 15 Januari 2018 08:31 WIB

Serdang Bedagai – Diduga Edi Susanto alias Ali (41) warga Dusun 1, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringi, Sergai sempat melakukan perlawanan sebelum tewas dibunuh.

Pasalnya saat ditemukan tergeletak dengan posisi telentang dipinggir selokan disekitar Gang Pinang Baris, Dusun 2 Desa Nagur. Tubuh pria keturunan Tionghoa itu dipenuhi 4 tusukan sebagian 4 liang.

Bahkan pelakunya kenal dengan korban, Hal itu terlihat lokasi berada jauh dari pemukiman warga dan disekitar selokan. Sementara rumah korban tidak jauh dari lokasi pembunuhan.

Selain itu tidak ada tanda-tanda perampokan, pasalnya saat dilakukan pemeriksaan polisi menemukan barang bukti berupa 2 handphone, 1 bungkus rokok berisi pipet dan 1 mancis dari saku korban.

Ada indikasi dugaan, pembunuhan dimotori perselisihan antara korban dengan pelaku. Namun belum diketahui motif dan siapa pelaku nekat menghabisi nyawa Ali.

Beberapa warga mengaku, dulunya Ali bersama keluarganya merupakan juragan ikan asin dan mempunyai beberapa perahu mencari ikan. Sehingga nelayan sekitar menjual ikan kepada Ali dan keluarganya.

“Dulu mereka kaya, tapi habis demo 1998 lalu, mereka mendadak miskin,” papar warga Bedagai.

Warga kita mengetahui motif dan siapa pelaku pembunuh Ali. Pasalnya warga Bedagai kurang begitu mengetahui kegiatan Ali setelah tidak menjadi juragan ikan asin.

“Kami nggak tau siapa pelaku, tapi kami harap pelaku membunuh Ali cepat tertangkap,” papar Udin.

Editor:wen
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri, Olympic
wwwwww