Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
17 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
13 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
17 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Resmi Jadi Ketua DPR, Bambang Soesatyo Ditarik dari Pansus Angket KPK

Resmi Jadi Ketua DPR, Bambang Soesatyo Ditarik dari Pansus Angket KPK
Istimewa.
Senin, 15 Januari 2018 17:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memerintahkan Fraksi Partai Golkar untuk menarik Bambang Soesatyo dari keanggotaan Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu dilakukan seiring penunjukan Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, sebagai Ketua DPR baru menggantikan Setya Novanto.

"Jadi sebelum Pak Bambang Soesatyo dilantik sebagai ketua DPR RI, DPP Partai Golkar telah mengeluarkan instruksi kepada Ketua Fraksi Partai Golkar untuk lebih dulu menarik keanggotaan Bambang Soesatyo sebagai anggota Pansus angket KPK," kata Airlangga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1/2018).

Ia menambahkan, posisi Bamsoet yang kosong di Pansus Angket KPK dibiarkan kosong. Ia juga mengatakan, hal itu dilakukan berdasarkan keputusan bersama Fraksi Partai Golkar dengan DPP Partai Golkar.

Airlangga memerintahkan Fraksi Partai Golkar untuk segera menyelesaikan kinerja Pansus Angket karena sudah terlalu lama.

Ia menginstruksikan agar Fraksi Partai Golkar segera menyusun rekomendasi Pansus Angket KPK.

"DPP juga minta agar selanjutnya Fraksi Partai Golkar mempunyai pandangan terhadap Pansus KPK agar selesai. Diselesaikan karena Pansus ini dianggap sudah cukup lama, sudah tiga masa sidang," lanjut dia.***

wwwwww