Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
18 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Jika Wiranto Kembali Pimpin Hanura, OSO Mengaku Tak Masalah

Jika Wiranto Kembali Pimpin Hanura, OSO Mengaku Tak Masalah
Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta.
Selasa, 16 Januari 2018 13:43 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Oesman Sapta Odang menegaskan tidak masalah jika posisi Ketua Umum Partai Hanura kembali dijabat oleh Wiranto.

Pria yang akrab disapa OSO itu tidak keberatan karena sebelumnya Wiranto yang memintanya untuk menjadi ketua umum. "Ya boleh saja. Enggak usah ribut-ribut. Kalau Wiranto mau jadi ketua umum lagi, saya kasih," ujar OSO di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Dia pun berharap Wiranto bisa menjadi presiden atau wakil presiden (Wapres) setelah menjabat kembali ketua umum Partai Hanura. "Mudah-mudahan kalau diambil lagi, nanti dia (Wiranto-red) bisa jadi presiden, jadi Wapres, jadi ya oke," paparKetua Dewan Perwakilan Daerah ini.

OSO membantah Partai Hanura tengah dilanda konflik internal. "Enggak ada konflik. Yang bikin konflik itu kita pecat," ujarnya.

Menurut dia, ada orang-orang tertentu yang memiliki niat untuk mengecilkan Partai Hanura. "Mungkin nanti kalau mereka gagal, mereka pindah ke partai lain," ungkapnya.

Diketahui, internal Partai Hanura bergolak. Mayoritas pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura menyatakan mosi tidak percaya terhadap OSO.

Atas desakan para pengurus DPD itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) memecat OSO dari jabatan ketua umum Partai Hanura.***

wwwwww