Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Lasmura: Klaim Dukungan 27 DPD dan 400 DPC Rekayasa Kubu Sudding

Lasmura: Klaim Dukungan 27 DPD dan 400 DPC Rekayasa Kubu Sudding
Ketua Lasmura, Muhammad Guntur. (istimewa)
Selasa, 16 Januari 2018 14:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Klaim dukungan 27 DPD dan 400 DPC Hanura yang melakukan mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang dinilai hanya akal-akalan dan kebohongan kubu Sarifudin Sudding.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Laskar Muda Hanura (Lasmura) M Guntur, Selasa (16/1/2017). Anggota DPRD DKI dua periode itu sangat menyayangkan pergerakan ilegal yang dilakukan oleh senior-senior partai.

"Seharusnya mereka paham AD/ART partai, termasuk poin tentang munaslub. Klaim mereka tentang 27 DPD dan 400 DPC merupakan kebohongan yang dibuat-buat. Perbuatan mereka telah mematikan karir politik yang telah mereka bina selama ini," kata Guntur.

Lasmura pun kata dia, kompak mendukung kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (Oso).

"Kami mengikuti anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART,red) yang merupakan kitab partai kita. Ketum Oso adalah mutlak sebagai Ketum Hanura pasca munaslub 2017. Hasil rapimnas jelas bahwa ketum OSO diberi otoritas mutlak untuk mengganti, menggeser pengurus DPP partai Hanura berdasarkan hasil evaluasi internal," ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/1).

Lasmura sebagai sayap Partai Hanura kata dia, telah menginstruksikan seluruh DPD Lasmura di Indonesia untuk tetap kompak mengawal ketum Oso sebagai pimpinan Partai Hanura. "Kami adalah garda terdepan untuk beliau," tegas Guntur.

Guntur kembali menegaskan, pihaknya telah berkomunikasi dengan para ketua DPD dan DPC partai Hanura yang merasa dijebak oleh pihak illegal dan banyak dari mereka telah kembali dengan membuat surat pernyataan setia loyal kepada Ketum Oso.

"Riak kecil ini akan segera berakhir dalam beberapa hari dan Partai Hanura akan fokus kembali menata target untuk masuk tiga besar dalam pileg 2019 mendatang," tegasnya.

Guntur berharap, para kader yang 'salah jalan' tersebut segera menyesali perbuatannya diharapkan dapat kembali bergabung kembali.

"Bila tidak maka Lasmura siap berhadapan dengan para pengkhianat partai sampai titik darah penghabisan. Jangan coba-coba menghancurkan partai dengan kebohongan karena Lasmura akan berdiri di garda terdepan Partai Hanura. Loyalitas kita hanya kepada Ketum Oso," pungkasnya.***

wwwwww