Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Umum

SMPN 3 Blangpidie Abdya Krisis Siswa

SMPN 3 Blangpidie Abdya Krisis Siswa
Ilustrasi [Istimewa]
Selasa, 16 Januari 2018 14:29 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) saat ini mengalami kekurangan siswa. Pasalnya, warga sekitar sekolah ini di Jalan Tgk Yahya, Gampong Cot Jeurat, Kecamatan Blangpidie banyak menyekolahkan anaknya ke luar sekolah lain.

Amatan GoAceh, Selasa (16/1/2018) sekolah yang izin operasional semenjak 2012 lalu itu untuk kelas II tidak memiliki siswa sama sekali, sementara kelas I dan III masing-masing hanya ada 7 dan 17 siswa.

Kepala SMP 3 Blangpidie, Bahron Walidin mengakui sekolah yang dia pimpin hanya memiliki 24 orang siswa yang terbagi untuk kelas I  sebanyak 7 orang siswa dan kelas III 17 siswa. “Untuk kelas II nihil siswa,” akunya.

Kekurangan siswa itu menurut Bahron dimungkinkan masih kurang kesadaran orangtua sekitar lokasi sekolah untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah tersebut. “Kita masih melihat ada anak di sini bersekolah ke sekolah lain,” sebutnya.

Bahron menyebutkan, diperkirakan kurang minat orangtua untuk menyekolahkan anaknya di SMP Negeri 3 Blangpidie itu disebabkan keberadaan sekolah itu kurang menarik. Terlebih, proses belajar mengajar (PBM) masih menumpang pada SDN 12 Blangpidie.

“Meskipun sudah negeri sekolah kita ini masih menumpang di SDN 12 Blangpidie yang kebetulan satu atap sama kita. Pembangunan gedung baru yang lebih representatif akan menjadi daya tarik tersendiri,” tegas Bahron. 

Pada kesempatan itu, Bahron mengharapkan SMPN 3 Blangpidie agar tidak ditutup kendatipun dalam kekurangan siswa. “Tidak perlu ditutup, hanya saja kalau dibangun gedung baru masih dalam kawasan Cot Jirat ini, maka keberadaan sekolah ini sangat strategis dengan jumlah SD sangat mendukung,” paparnya.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Umum
wwwwww