Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
23 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
17 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
17 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
17 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Nikmati Liburan, Ayah dan Anak Hanyut di Sungai Sei Silau

Nikmati Liburan, Ayah dan Anak Hanyut di Sungai Sei Silau
BPBD Asahan masih melakukan pencarian kedua korban
Sabtu, 17 Februari 2018 18:03 WIB
Penulis: Gus
ASAHAN - Muhardi (40) dan anaknya Amri Syahputra (10) warga Pulo Bandreng ini hanyut di bawa arus sungai Sei Silau. Kedua korban tenggelam dibawa arus saat mandi-mandi karena berliburan di pinggir sungai tersebut, Sabtu (17/2/2018) di Jalan Sei Kopas, Gang Pantai, Kelurahan Sendang Sari, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Data dihimpun di lokasi kejadian, diketahui Ambri Syahputra (10), hendak mandi-mandi di aliran sungai itu, namun terseret arus air. Lalu sang ayah, bernama Muhardi (40) coba menolong putra pertamanya itu. Ternyata derasnya air justru menenggelamkan anak dan ayah.

Salah satu warga sekitar, mengaku bernama Surya Darma, sempat menarik tangan Muhardi. Namun derasnya tarikan air, membuat Surya gagal menyelamatkan korban.

"Saya sempat melihat bang, dengan terjun ke sungai dan coba menolong. Tapi apa lah daya, airnya deras hingga saya menyerah dan kembali ke pinggiran," ujarnya.

Sementara itu, istri korban, Ati (35) dan dua putranya terlihat duduk melihat derasnya aliran sungai yang menghanyutkan putra pertama dan sang suami. Dan sesekali memandangi aliran sungai sembari terlihat berdoa.

Kapolsek Kota, Iptu Rianto, membenarkan 2 orang warga hanyut yang diketahui penduduk Kecamatan Pulau Bandring itu.

"Benar, ada dua warga kita yang hanyut dan saat ini sedang dilakukan pencarian oleh warga sekitar," ujar Kapolsek.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asahan dibantu warga hingga berita ini diturunkan masih melakukan pencarian terhadap kedua korban.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Olympic, PON
wwwwww