Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Aceh

Curi Cairan Infus 2.640 Botol, Dua Perawat Ditangkap

Curi Cairan Infus 2.640 Botol, Dua Perawat Ditangkap
Polisi perlihatkan barang bukti dan tersangka pelaku pencurian cairan infus di RS Kasih Ibu, Minggu (18/2/2018). [Sarina]
Minggu, 18 Februari 2018 14:00 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE – Kepolisian Sektor (Polsek) Banda Sakti, menangkap RS (28) dan IQ (24) yang diduga sebagai pelaku pencurian 2.640 botol atau 124 kotak cairan infus di Rumah Sakit Kasih Ibu Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Banda Sakti, Iptu Arif Sukmo Wibowo, mengatakan, kedua pelaku tersebut merupakan perawat yang masih aktif di rumah sakit yang berbeda.

Pelaku IQ bertugas di UGD Rumah Sakit Kasih Ibu, sementara pelaku RS, Kepala ICU Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC) Lhokseumawe.

“Setelah mendapatkan informasi, kita lakukan penyelidikan dan dalam jangka waktu 24 jam, berhasil menciduk kedua pelaku tersebut dengan cara melakukan skenario transaksi jual beli,” katanya di Mapolsek Banda Sakti, Minggu (18/2/2018).

Kapolsek menambahkan, aksi pencurian tersebut sudah direncanakan jauh-jauh hari dan berlangsung sekitar satu bulan terakhir. Dalam melakukan aksinya, RS yang berperan sebagai otak pelaku dan pemegang kunci gudang infus.

“Saat ini, pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Banda Sakti guna proses penyelidikan dan pengembangan lanjutan,” imbuhnya.

Editor:TAM
Kategori:Aceh
wwwwww