Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
15 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
13 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
17 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
9 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
Home  /  Berita  /  Badminton

Harris Teken Komitmen Bersama Jadikan Pelalawan Layak Anak

Harris Teken Komitmen Bersama Jadikan Pelalawan Layak Anak
Bupati Pelalawan, HM Harris teken komitmen komitmen bersama jadikan Pelalawan menuju KLA, Senin (19/2/2018).
Senin, 19 Februari 2018 15:07 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - Bupati Pelalawan, HM Harris menandatangani komitmen bersama menjadikan Pelalawan menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) bertempat di Auditorium Kantor Bupati, Senin (19/2/2018)

Diawal acara deklarasi lauching, Bupati Harris menyerahkan dokumen rencana aksi KLA kepada Ketua KLA Pelalawan, M Syahrul Syarif.

Program ini merupakan desain dan sosialisasi sistem serta strategi pemenuhan hak-hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan Pelalawan menjadi KLA.

Bupati Harris mengatakan, kebijakan KLA bertujuan mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, sehingga pemenuhan hak-hak anak indonesia dapat lebih dipastikan.

"Kebijakan ini merupakan implementasi dari tindak lanjut komitmen internasional menjadikan dunia yang ramah anak, dimana pemerintah Indonesia turut mengadopsinya," katanya.

Ketua KLA Pelalawan, M Syahrul Syarif dalam pemaparannya menjelaskan pentingnya mewujudkan KLA dikarenakan jumlah anak sekitar sepertiga dari total penduduk.

Anak merupakan modal dan investasi sumber daya manusia di masa datang, sebagai generasi penerus bangsa.

"Rencana aksi nyata seperti sekolah, kawasan layak anak dan lain sebagainya harus dapat memenuhi hak-hak anak. Kita berharap ini dapat berjalan lancar kedepannya dengan kebijakan dan regulasi yang telah dibuat," pungkas Syahrul.***

Kategori:Badminton, Riau, Voli
wwwwww