Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

16 Desa di Rohil Tandatangani Kontrak Politik Program Desa Bangkit dengan Pasangan LE-Hardianto

16 Desa di Rohil Tandatangani Kontrak Politik Program Desa Bangkit dengan Pasangan LE-Hardianto
Calon Gubernur Riau Lukman Edy bersama tokoh masyarakat Bagansinembah
Kamis, 01 Maret 2018 13:37 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip

BAGANSINEMBAH - Sebanyak 16 Desa di Kabupaten Rokan Hilir menandatangani Kontrak Politik 1 Milliar per Desa per Tahun saat Cagub Riau Zaman Now, Lukman Edy bersilaturahmi dan kampanye di Bagan Batu, Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Kamis,(1/3/2018).

Diantara 16 Desa yang menandatangani Kontrak Politik antara lain Desa Bagan Batu, Desa Bagan Bhakti, Desa Bagan Manunggal, Desa Bagan Sapta Parmai, Desa Bagan Sinembah, dan Desa Bagan Sinembah Barat.

Salah seorang tokoh masyarakat bernama Rusmidi(49) dari Desa Bagan Sinembah Barat menyambut baik program yang digulirkan oleh pasangan Nomer 2 dalam Pilgub Riau 2018 ini.

"Kami menyambut baik kontrak politik ini, karena dana yang nantinya dianggarkan akan kami gunakan untuk membangun desa, seperi membangun fasilitas kesehatan, memberi honor imam masjid dan gharim, serta membantu anak-anak putus sekolah," kata Rusmidi.

Sementara itu, Ali(58) dari Desa Tanah Putih berharap adanya kontrak politik untuk guru-guru honorer yang puluhan tahun tidak diangkat menjadi guru tetap dan pegawai negeri sipil.

"Mudah-mudahan bapak Lukman Edy bersedia melakukan kontrak politik untuk tenaga pendidik terutama guru-guru sekolah swasta yang selama ini kurang diperhatikan oleh pemerintah provinsi," pungkasnya. ***

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww