Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

Usut Dugaan Keterlibatan Pihak Lain, Polda Riau Terbitkan Sprindik Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Bengkalis

Usut Dugaan Keterlibatan Pihak Lain, Polda Riau Terbitkan Sprindik Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Bengkalis
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau (Foto: Chairul Hadi)
Kamis, 01 Maret 2018 13:17 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru dalam kasus dugaan Korupsi dana hibah bantuan sosial (Bansos) Pemkab Bengkalis.

Bahkan sejumlah saksi, diketahui sudah dimintai keterangannya oleh penyidik, untuk mengusut dugaan keterlibatan pihak lain yang ditenggarai turut menikmati aliran dana tersebut. Ini dibenarkan Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Gidion Arif Setiawan.

Gidion yang diwawancarai GoRiau.com, Rabu (1/3/2018) siang menjelaskan, penyidikan lanjutan ini ditempuh, setelah adanya sejumlah fakta dipersidangan (Terhadap terdakwa kasus serupa, red), terkait dugaan keterlibatan orang lain dalam 'lingkaran' Korupsi ini.

"Ini kan tindak lanjut dari kasus terdahulu yang sudah dalam proses peradilan, kita lakukan pengembangan tersangka baru dari hasil sidang (Fakta yang diungkap dalam persidangan, red)," beber Direktur Reskrimsus Polda Riau tersebut.

Kasusnya sudah masuk ketahap penyidikan. Gidion juga menyebutkan, telah ada sejumlah saksi yang dimintai keterangannya. "Sebagian saksi itu, masih sama dengan saksi sebelumnya. Untuk penetapan tersangka belum, kita masih proses penyidikan," yakinnya.

Sprindik baru ini, ulas Gidion, setelah dipersidangan terdapat sejumlah keterangan, bahwasanya diduga ada pihak lain yang menerima aliran dana hibah bantuan sosial (Bansos). Menyikapinya, Polda Riau pun menerbitkan sprindik baru.

Informasi yang dirangkum, saksi-saksi yang dimintai keterangannya ini, ada dari pihak Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) hingga kalangan swasta. Terkait itu, Gidion tidak menjelaskan detail. "Sebagian masih sama (Saksi, red) dari sebelumnya," tutup Kombes Gidion.

Untuk diketahui, kasus ini sebelumnya telah 'menyeret' delapan orang sebagai terdakwa duduk di persidangan. Dari persidangan itu pula diketahui adanya dugaan keterlibatan pihak lain, sehingga diterbitkan Sprindik baru oleh Polda Riau. ***

Kategori:Ekonomi, Riau
wwwwww