Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
18 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Pekan Depan, DPRD Panggil Manajemen PT MAS Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Kerumutan

Pekan Depan, DPRD Panggil Manajemen PT MAS Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Kerumutan
Baharudin
Kamis, 01 Maret 2018 12:51 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan akan melakukan pemanggilan manajemen PT Mitra Andalan Sawit (MAS). Pemanggilan dijadwalkan, pekan depan.

Rencana pemanggilan ini terkait aktivitas pembuangan limbah cair PT MAS yang diduga telah mencemari Sungai Kerumutan, Desa Tambun, Kecamatan Bandar Petalangan.

"Besok kan Bamus, jadi pemanggilan PT MAS kita agendakan pada pekan depan," kata Wakil Ketua Komisi II, Baharudin, Kamis (1/3/2018).

Menurutnya, pihaknya perlu melakukan pemanggilan terhadap manajemen perusahaan, karena temuan-temuan yang didapat oleh masyarakat di lapangan.

"Masyarakat yang menjadi korban, bukan kali ini saja. Sudah lebih dari satu kali, ikan-ikan mati di Sungai Kerumutan," paparnya.

Politisi Golkar ini menduga pihak perusahaan pabrik kelapa sawit (PKS) tidak melakukan pengelolaan limbah secara baik, sehingga berujung pada pencemaran lingkungan. “Kami ingin minta pertanggung jawaban mereka soal pengelolaan limbah di perusahaan itu," jelasnya.

Ditegaskan Baharudin juga, ia meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan untuk segera menindak lanjuti, terkait persoalan tersebut.

"Kita minta UKL-UPL perusahaan ini agar dikaji ulang. Kita tak ingin persoalan pencemaran lingkungan ini terjadi," tandasnya.

Diberitakan GoRiau.com sebelumnya, banyak ikan dari berbagai jenis ditemukan mati mendadak di aliran Sungai Kerumutan, Desa Tambun.

Dugaan masyarakat, ratusan ikan tersebut mati akibat keracunan limbah yang dibuang salah satu pabrik kelapa sawit di wilayah tersebut.***

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww