Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Darurat Narkoba, Zulhasan: Pemerintah Harus Tegas, Tembak Mati Bandarnya!

Darurat Narkoba, Zulhasan: Pemerintah Harus Tegas, Tembak Mati Bandarnya!
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan saat memberikan Sosialisasi 4 Pilar MPR. (Muslikhin/GoNews.co)
Jum'at, 02 Maret 2018 14:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BOGOR - Ketua MPR Zulkifli Hasan bereaksi keras terhadap semakin maraknya peredaran Narkoba dan temuan Sabu- Sabu yang mencapai lebih dari 100 ton.

"Ini sudah Darurat jangan ada toleransi lagi. Kalau perlu tembak, tembak, tembak itu semua bandarnya. Ini mengancam ketahanan nasional kita," ujar Zulhasan usai memberikan Sosialisasi 4 Pilar MPR dengan ribuam Santri di Pondok Pesantren Ummul Quro Leuwipanjang, Jum'at (2/3/2018).

Zulhasan juga menyebut, pemerintah perlu mengingatkan negara yang oknumnya selundupkan sabu sabu ke Indonesia untuk memperketat pengawasan

"Perlu protes dan tindakan diplomatik yang tegas untuk negara yang oknumnya selundupkan Sabu sampai 100 ton lebih itu. Kalau tidak jera juga, perlu juga putus hubungan diplomatiknya," tegasnya.

Bagi Zulhasan, perlu tindakan berani dalam menghadapi semakin maraknya peredaran Narkoba di Indonesia.

"Kalau saya keras, ini karena Narkoba mengancam sampai ke depan rumah kita, bahayanya mengancam keluarga. Penyebarannya juga sampai ke Desa. Singkatnya ini merusak Ketahanan Nasional kita," tegas Zulhasan

"Tugas Kepala BNN baru Pak Heru Winarko dan kita semua seluruh rakyat Indonesia untuk hadapi serius darurat narkoba ini," tutupnya. ***

wwwwww