Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
22 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
18 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
5 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Harga Emas Rebound dari Penurunan Tajam

Harga Emas Rebound dari Penurunan Tajam
Jum'at, 02 Maret 2018 09:03 WIB

JAKARTA - Jelang akhir pekan, harga emas rebound dari penurunan tajam kemarin. Jumat (2/3) pukul 7.55 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2018 di Commodity Exchange naik 0,99% ke level US$ 1.318,10 per ons troi.

Harga logam mulia ini menguat lagi setelah anjlok pada perdagangan Kamis. Kemarin, harga emas turun 0,96%. Bahkan emas sempat menyentuh level terendah dalam dua bulan pada perdagangan harian.

Harga emas turun dalam tiga hari hingga Kamis. Sebelum penurunan, harga emas masih bergerak di sekitar US$ 1.332 per ons troi.

Harga emas kembali menanjak jelang akhir pekan setelah Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengungkapkan bahwa bank sentral tidak melihat bukti lonjakan upah hingga saat ini. Kenaikan upah di AS hanya naik tipis-tipis.

Pernyataan ini meredakan kekhawatiran pasar emas atas pernyataan Powell sebelumnya. Pada pertemuan dengan Kongres Selasa lalu, Powell mengatakan bahwa kenaikan suku bunga acuan bisa lebih dari tiga kali pada tahun ini. Kenaikan suku bunga akan menekan harga emas.

"Harga emas turun karena dollar yang menguat dan kami masih melihat ekspektasi kenaikan suku bunga," kata Chris Gaffney, president of world market EverBanks kepada Reuters. Dia menambahkan, pernyataan terbaru Powell lebih dovish ketimbang sebelumnya.

Simona Gambarini, analis Capital Economics mengatakan, seiring kenaikan tekanan inflasi, The Fed akan menaikkan suku bunga untuk mencegah inflasi melonjak lebih tinggi.

Editor:wen
Sumber:kontan
Kategori:Sumatera Utara, Ekonomi
wwwwww