Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

PT SUN Pastikan Tak Ada Kolam Limbah yang Bocor

PT SUN Pastikan Tak Ada Kolam Limbah yang Bocor
Air Sungai Bawang yang berwarna hitam diduga tercemar limbah.
Jum'at, 02 Maret 2018 16:07 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Berubahnya air Sungai Bawang Desa Petai Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menjadi hitam pekat pada Kamis (1/3/2018) masih menjadi misteri. Masyarakat menduga sungai tersebut dibanjiri limbah pabrik kelapa sawit.

Ada juga yang menduga limbah tersebut berasal dari pabrik PT Sinar Utama Nabati (SUN). Masyarakat menduga, kolam limbah cair pabrik tersebut jebol.

Menanggapi hal ini, Reza selaku KTU PT SUN menyatakan tidak ada kolam limbah yang bocor. Bahkan, ia memastikan bahwa semua kolam limbah terkendali dengan baik.

"Kami sudah cek kemaren di areal kolam limbah, tidak ada kebocoran," tegas Reza. Ia juga mempertanyakan asal limbah yang mencemari Sungai Bawang di Petai.

Kendati demikian, Reza selaku perwakilan PT SUN menyerahkan sepenuhnya kasus dugaan pencemaran Sungai Bawang kepada ahlinya.

"Tadi sudah klarifikasi, biar tim ahli yang membuktikannya. Dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup," ujar Reza.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, masyarakat Petai heboh dengan perubahan air Sungai Bawang. Air yang awalnya jernih, langsung berubah hitam pekat dan berbau. Akibatnya, banyak ikan yang mati.

Sementara itu, Kepala DLH Kuansing Jafrinaldi menyatakan belum bisa memastikan apa zat yang terkandung di Sungai Bawang. "Sampel sudah diambil guna pembuktian di labor," tegasnya.***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww