Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
3 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
4
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
3 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
3 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
3 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Persiapan Praveen/Melati Hadapi Pasangan Perak Olimpiade Rio 2016

Ini Persiapan Praveen/Melati Hadapi Pasangan Perak Olimpiade Rio 2016
Pasangan Praveen/Melati. (Istimewa)
Rabu, 07 Maret 2018 00:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Babak pertama German Open 2018 BWF World Tour Super 300 kembali mempertemukan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, pasangan Malaysia peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Pertemuan pertama kedua pasangan terjadi di babak pertama India Open 2018. Saat itu, Praveen/Melati menang dengan skor 12-21, 21-15, 21-15.

Chan/Goh baru saja berpasangan kembali setelah Goh pulih pasca cedera yang membuatnya harus istirahat panjang. Namun penampilan pasangan ini cukup baik, mereka berhasil memenangkan gelar juara di Thailand Masters 2018.

"Pertandingan akan ramai. Kemenangan di India Open cuma bisa jadi patokan permainan saja, ada gambaran lah. Tetapi besok tetap saja kami anggap 0-0 lagi, mulai dari nol lagi," jelas Praveen.

"Pasangan Chan/Goh punya banyak pengalaman, mereka juga ulet. Servisnya Goh bagus, terutama untuk mengarahkan bola," tambahnya.

"Kami sudah tahu permainan lawan, tetapi harus siap, siapa tahu permainan mereka berubah lagi. Harus lebih fokus dan siap dengan segala perubahan diterapkan lawan," tutur Melati.

Di German Open 2018, Praveen/Melati harus merangkak dari babak kualifikasi. Tiket babak utama diraih pasangan ini setelah mengalahkan Kristoffer Knudsen/Isabella Nielsen (Denmark), dengan skor 21-14, 21-11.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww