Ombudsman Diharapkan Menjaga Kepercayaan Masyarakat
![]() |
| Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau H Ahmad Fitri (berdiri di tengah) berfoto dengan para Sahabat Ombudsman. Ulang tahun ke-18 Ombudsman RI jatuh pada Sabtu, 10 Maret 2018. (istimewa) |
Menjaga kepercayaan masyarakat bisa dilakukan dengan menginformasikan dan memublikasikan, sejauh mana laporan masyarakat tersebut sudah ditindaklanjuti dan bisa diselesaikan oleh Ombudsman.
Harapan ini mengemuka saat Ombudsman RI Provinsi Riau menggelar pertemuan dan silaturahim dengan Sahabat Ombudsman pada Jumat (9/3) pagi. Pertemuan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-18 Ombudsman RI ini dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau H Ahmad Fitri beserta jajaran Asisten.
Seperti dikemukakan salah seorang Sahabat Ombudsman, Hasan Basril, banyak hal yang bisa memengaruhi eksistensi Ombudsman saat ini. Di antaranya perlunya Ombudsman menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat sebagai tempat pengaduan.
''Kepercayaan ini penting dijaga agar masyarakat luas bisa terus menjadikan Ombudsman sebagai tempat mengeluhkan persoalan pelayanan publik,'' ujar Hasan Basril yang juga merupakan salah seorang jurnalis senior di Riau dan anggota Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia itu.
Menurut Hasan, hingga saat ini masih banyak persoalan pada pelayanan publik. Sayangnya masyarakat juga banyak yang enggan melaporkan persoalan pelayanan publik tersebut. Hal ini disebabkan karena adanya kekhawatiran dari masyarakat yang ingin melaporkan persoalan ke Ombudsman.
''Mereka khawatir, laporan ke Ombudsman bisa menyebabkannya terjerat masalah hukum, karena pihak yang dilaporkan menuduh mereka melakukan pencemaran nama baik,'' jelas Pemimpin Redaksi GoRiau.com tersebut.
Kepala Perwakilan Ahmad Fitri memberikan apresiasi dan merespons positif masukan tersebut. Dikatakan Ahmad, setiap laporan yang disampaikan masyarakat ke Ombudsman tentu saja wajib ditindaklanjuti oleh Ombudsman. Bahkan masyarakat punyak hak untuk mengetahui setiap tahapan tindak lanjut laporan kepada Ombudsman.
Pemikiran yang disampaikan para Sahabat Ombudsman pada bincang publik ini, lanjut Ahmad, akan menjadi masukan berarti bagi Ombudsman dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pekanbaru itu, mengatakan, sangat banyak masukan yang disampaikan Sahabat Ombudsman pada diskusi tersebut.
Salah satu persoalan yang dianggap penting untuk disikapi Ombudsman adalah masih banyaknya masyarakat yang belum mengenal keberadaan lembaga Ombudsman.
''Untuk itu ke depan diharapkan Ombudsman akan mencoba semakin gencar melakukan sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat,'' sambungnya.
Di awal perbincangan Ahmad Fitri juga mengutarakan bahwa bincang publik yang digelar bersama Sahabat Ombudsman dilakukan untuk mendengar lebih jauh persoalan pelayananan publik yang mengemuka di masyarakat.
Berbagai persoalan pelayanan publik yang dipaparkan Sahabat Ombudsman akan menjadi masukan berharga bagi Ombudsman RI Provinsi Riau dalam menjalankan tugasnya.
Sahabat Ombudsman merupakan jejaring yang dibentuk Ombudsman RI Provinsi Riau pada November 2017 lalu. Anggota jejaring Sahabat Ombudsman berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari kalangan mahasiswa, tenaga pengajar, jurnalis, LSM, organisasi kemasyarakatan hingga kalangan komunitas.
''Pertemuan Ombudsman dengan Sahabat Ombudsman kali ini diharapkan bisa menghimpun berbagai persoalan pelayanan publik yang mengemuka di masyarakat melalui Sahabat Ombudsman,'' harap Ahmad lagi.rilis













