Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
16 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
17 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Mantap... Pasangan Hendra/Ahsan Pastikan Satu Tiket Final di German Open

Mantap... Pasangan Hendra/Ahsan Pastikan Satu Tiket Final di German Open
Pasangan Ganda Putera, Hendra/Ahsan. (Istimewa)
Sabtu, 10 Maret 2018 23:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kemenangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di babak perempat final German Open 2018 membuat Indonesia mengamankan satu tempat di babak final.

Hendra/Ahsan ke semifinal dengan menghentikan perlawanan unggulan keempat, Lee Jhe Huei/Lee Yang (Taiwan), dengan skor 21-13, 22-20. 

Di babak semifinal, Hendra/Ahsan berhadapan dengan junior mereka di pelatnas, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang ke semifinal dengan memetik kemenangan atas Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea), dengan skor 21-1, 21-16.

"Kami berhasil menerapkan strategi di lapangan. Lawan juga banyak error. Waktu ketinggalan di game kedua, yang penting nggak nyerah, saling komunikasi, walaupun misalnya ujung-ujungnya kalah, tapi coba dulu,” kata Ahsan.

"Permainan ramai di game kedua karena pola permainan lawan lebih hidup, mereka jadi bisa ada reli-reli,” tambah Ahsan. 

"Hari ini lawan tidak bermain seperti biasanya. Kalau mau menang ya memang harus bikin mereka nggak keluar permainannya,” ujar Hendra. 

Menanggapi pertemuan dengan Fajar/Rian, Hendra/Ahsan mengaku tetap ingin menang dan mewaspadai junior mereka yang tentunya lebih unggul dari segi stamina. 

“Mereka lagi percaya diri karena habis juara di Malaysia Masters 2018, jadi kami harus lebih siap. Dari segi stamina, mereka lebih unggul karena lebih muda,” beber Hendra. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww