Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Djanur Mengaku Tak Dendam, Meski Dikecewakan Wilfried

Djanur Mengaku Tak Dendam, Meski Dikecewakan Wilfried
Pelatih PSMS Medan, Djajang Nurjaman. (Istimewa)
Selasa, 03 April 2018 18:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MEDAN - Meski dibuat kecewa karena nekat menyerobot jatah penalti saat menghadapi Bhayangkara FC, pelatih Klub PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman alias Djanur, tidak menaruh dendam terhadap Kissito Wilfried Yessoh.

Striker asing itu posisinya tetap aman dalam skuat Ayam Kinantan.

Padahal masih ada waktu hingga 5 April 2018 mendatang buat tim liga 1 2018 mendaftarkan pemain. Artinya bursa transfer masih terbuka.

Hanya saja Djanur lebih mengedepankan akal sehat, bukan emosional. Sebagai pelatih, Djanur tidak ingin bertindak gegabah, yang berisiko merusak keutuhan tim.

"Tidak sempat lagi rekrut pemain baru. Belum lagi mempertimbangkan adaptasi. Jadi posisi Yessoh dan Sadney Urikhob masih saya pertahankan di PSMS," kata Djanur.

Tapi semua kemungkinan tetap saja bisa terjadi. Pasalnya beredar kabar kalau PSMS ingin menarik Ossas Saha, striker asing yang juga pernah memperkuat tim asal Medan itu.

Seandainya Ossas Saha masuk, kemungkinan besar juga berstatus pemain lokal. Itu karena Ossas Saha sedang mengurus proses naturalisasi menjadi WNI.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, Sumatera Utara
wwwwww