Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Pensiun dari DPR Nanti, Fahri Hamzah Mengaku Ingin Jadi Tukang Kopi

Pensiun dari DPR Nanti, Fahri Hamzah Mengaku Ingin Jadi Tukang Kopi
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah saat berbincang santai dengan awak media. (Muslikhin/GoNews.co)
Selasa, 03 April 2018 12:38 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah tak bisa lagi menjadi anggota legislatif melalui partai yang membesarkannya di dunia politik.

Pasalnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mendepak Fahri Hamzah dari struktur kepengurusan di internal partai.

Legislator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu pun menjawab santai ketika ditanya mengenai nasibnya yang terancam gagal nyaleg kembali.

Sebab, dirinya sudah berkomitmen untuk tidak maju kembali di pemilihan legislatif 2019 mendatang.

"Saya enggak nyaleg, saya akan pensiun," kata Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (2/4/2018) kemarin.

Lebih lanjut, Fahri pun mempunyai target sendiri setelah dirinya tidak menjadi anggota dewan di lembaga legislator lagi. Ia menuturkan, dirinya telah sepakat untuk membuka kedai kopi.

"InsyaAllah saya akan jadi pedagang kopi," tuturnya.

Sebagai informasi, pada 2016 lalu, DPP PKS memecat Fahri Hamzah lantaran dianggap telah melanggar ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. Sebagai gantinya, DPP PKS mengajukan Ledia Hanifah sebagai Wakil Ketua DPR.

Atas pemecatan itu, Fahri telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ada tiga pihak yang digugat Fahri, yakni Presiden PKS Sohibul Iman, Majelis Tahkim PKS, dan Badan Penegak Disiplin Organisasi PKS.

Pada akhirnya Majelis Hakim menang dalam gugatannya itu. Dalam amar putusannya Majelis Hakim memerintahkan tergugat untuk membayar ganti rugi immateril sebesar Rp 30 miliar. ***

wwwwww