Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
21 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
7 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
20 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
5
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Astagfirullah.! Buku Berisi Penyesatan Umat Islam Beredar di Inhu, Aparat Penegak Hukum dan MUI Diminta Bertindak

Astagfirullah.! Buku Berisi Penyesatan Umat Islam Beredar di Inhu, Aparat Penegak Hukum dan MUI Diminta Bertindak
Salah satu buku yang dinilai menyesatkan umat islam yang ditemukan warga Inhu.
Rabu, 04 April 2018 20:23 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT - Sejak satu minggu terakhir, sejumlah warga di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau dihebohkan oleh beredarnya buku yang berisi pelecehan dan penyesatan terhadap agama Islam.

Buku dengan berbagai judul itu, diduga sengaja disebarkan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal, dan membuat warga setempat resah.

Modusnya penyebaran buku tersebut yakni, dengan cara melemparkan ke halaman rumah warga saat tengah malam hingga dini hari, ketika semua orang sudah tertidur pulas.

"Buku ini saya temukan pagi kemaren di halaman rumah, saat itu saya hendak menyapu halaman," kata Ita (40), warga Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, kepada GoRiau.com, Rabu (4/4/2018).

Bukunya berjudul "Jangan Aku Tertipu, Tuhanku!". Setelah dibaca, ternyata isi buku ini sangat kontroversi dengan ajaran Islam dan menyesatkan, bahkan juga menghina Nabi Muhammad SAW.

"Walau ilmu agama saya tidak terlalu dalam, tapi saya bisa membedakan mana benar dan mana yang sesat. Tapi, kalau buku yang saya temukan ini berisi penyesatan Islam," tutur Ita.

Dengan demikian, buku ini tentunya tidak boleh dibiarkan beredar secara luas, karena bisa-bisa membuat warga muslim sesat yang berujung pada perbuatan murtad.

"Maka dari itu, kita berharap kepada aparat penegak hukum dan pihak MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Inhu, untuk mengambil langkah tegas dan bijak dalam menyikapi dan menindak hal in, dan ini merupakan bentuk penistaan agama," pungkas Ita.

Berdasarkan informasi yang dirangkum GoRiau.com dilapangan, sedikitnya ada 9 judul buku yang berisi penistaan agama Islam yang ditemukan warga di beberapa kecamatan di Inhu.

Semua buku tersebut ditemukan warga di halaman dan di teras rumah mereka. Buku-buku tersebut berjudul, "Jangan Aku Tertipu, Tuhanku, Upacara Ibadah Haji, Ketika Nafiri Berkumandang, Umat Islam Bukalah Hatimu, dan Cara Sehat Menuju Surga" serta beberapa judul lainnya.(Jef)

wwwwww