Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
20 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Ratusan Mahasiswa Unilak Pekanbaru Unjuk Rasa Menuntut Pencairan Bansos Pendidikan

Ratusan Mahasiswa Unilak Pekanbaru Unjuk Rasa Menuntut Pencairan Bansos Pendidikan
Aksi unjuk rasa mahasiswa Unilak Pekanbaru.
Kamis, 05 April 2018 15:23 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Ratusan mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Provinsi Riau menggelar aksi unjuk rasa menuntut pencairan bantuan sosial (Bansos) pendidikan di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (5/4/2018).

"Kami berdiri di sini untuk menuntut hak kami. Mengapa Bansos yang dijanjikan belum cair juga," teriak Korlap aksi unjuk rasa mahasiswa Unilak, Arif Arifin Harahap.

Pantauan di lapangan, ratusan massa yang mengenakan almamater kuning ini semakin memanas lantaran hanya ditemui oleh Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau, Masrul Kami. Sebab, mereka menuntut untuk bertemu langsung dengan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim.

"Hadirkan pak Wan Thamrin, kami tidak mau ditemui oleh orang-orang bawahan. Kami tidak mau diberi harapan palsu," teriak mereka lagi.

Tidak ada kata menyerah, massa pun memilih bertahan menunggu sampai Plt Gubri tiba di halaman Kantor Gubernur Riau.

"14 Februari kami dijanjikan bansos, bulan ini kami mau tagih langsung kepada Plt Gubri," seru Korlap lagi. ***

wwwwww